Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto saat hadir di Aula Polresta Malang, Selasa (9/4/2019) pagi (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto saat hadir di Aula Polresta Malang, Selasa (9/4/2019) pagi (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).



MALANGTIMES - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan pemeriksaan atas kasus korupsi yang terjadi di Kota Malang. Selasa (9/4/2019), lembaga anti rasuah itu tampak kembali meminjam aula Polresta Malang.

Sejak siang sekitar pukul 10.30 WIB, beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Malang tampak hadir menuju aula yang ada di halaman belakang Polresta Malang itu.

Dua diantaranya adalah Wali Kota Malang, Sutiaji dan Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto yang hadir di aula dalam waktu hampir bersamaan.

Wali Kota Malang Sutiaji hadir kenakan batik coklat dan membawa map berwarna merah. Tak banyak berbicara, Sutiaji langsung memasuki aula dan hanya melempar senyum ke awak media. Sutiaji hadir sekitar pukul 10.45 WIB.

Tak lama, Sekda Kota Malang Wasto hadir di aula Polresta Malang dengan mengenakan batik berwarna gelap pula. Wasto hadir dengan tangan kosong sekitar pukul 11.00 WIB.

Selain itu, beberapa pejabat seperti Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang, Totok Kasianto juga hadir di Polresta Malang terlebih dulu.

Sebagaimana surat panggilan KPK yang beredar dan diterima MalangTIMES, lembaga antirasuah itu kembali ke Kota Malang untuk melanjutkan penyelidikan berkaitan dengan kasus korupsi APBD-P Kota Malang 2015.

Dalam surat yang ditujukan kepada Oemy Sugiati itu, KPK hendak meminta keterangan sebagai saksi untuk tersangka Cipto Wiyono. Cipto Wiyono sendiri merupakan Sekretaris Daerah Kota Malang 2014-2015.

Suasana pemeriksaan yang berlangsung di aula Polresta Malang kali ini nampak berbeda dengan sebelumnya. Karena tidak ada penjagaan dari pihak kepolisian seperti sebelumnya. 

End of content

No more pages to load