Sebanyak 12 data siap cetak di Kota Malang masih menunggu blanko e-KTP. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Sebanyak 12 data siap cetak di Kota Malang masih menunggu blanko e-KTP. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).



MALANGTIMES - Hampir 40 ribu warga Kota Malang tercatat belum melakukan perekaman E-KTP hingga Maret 2019. Secara keseluruhan, jumlah warga yang belum melakukan perekaman sebanyak 38.922 orang.

Kasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dispendukcapil Kota Malang, Darmanto menjelaskan, warga yang belum melakukan perekaman tersebut tersebar di lima kecamatan. Namun paling banyak tersebar di Kecamatan Kedungkandang, yaitu sebanyak 12.679 orang dari total penduduk di Kecamatan Kedungkandang sebanyak 217.091 orang.

"Selanjutnya terbesar ke dua yang belum melakukan perekaman ada di Kecamatan Sukun," jelasnya pada wartawan.

Di Kecamatan Sukun sendiri, total ada 8.011 orang yang belum melakukan perekaman, dari total penduduk mencapai 212.867 jiwa. Posisi ke tiga ada Kecamatan Lowokwaru, dengan  total 7.799 jiwa yang belum melakukan perekaman dari 177.035 total warga.

Kemudian di Kecamatan Blimbing total ada 6.851 jiwa yang belum lakukan perekaman dari total penduduk 201.174 jiwa. Terakhir Kecamatan Klojen tercatat ada 3.582 jiwa yang belum perekaman E-KTP dari total 110.474 jiwa warga.

"Total secara keseluruhan jumlah penduduk Kota Malang 918.641 jiwa (data hingga Maret 2019)," imbuhnya.

Warga yang belum melakukan perekaman pun diimbau untuk segera melakukan perekaman. Mengingat 17 April mendatang akan dilakukan pemilihan umum (Pemilu). Sementara Dispendukcapil Kota Malang sendiri akan membuka layanan hingga proses Pemilu mendatang. 

End of content

No more pages to load