MALANGTIMES - Petugas Polres Blitar Kota mengamankan dua penjambret yang ditangkap di perempatan 511 Blitar Jalan Bali Kota Blitar, Senin (08/04/2019). Kedua pelaku diringkus langsung oleh Kapolres  Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar.

Diketahui identitas kedua pelaku masing-masing adalah Dian Feri (29), warga Dampit, Kabupaten Malang, dan Taufik Sanjaya (28), warga Bengkulu. Sementara satu korban laka lantas dilarikan ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar karena mengalami luka-luka. 

Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan,  saat waktu siang ketika melintas di perempatan 511, dia melihat banyak kerumunan orang di lokasi. Kapolres melintas hendak menuju Yonif 511 Kota Blitar.

Awalnya dia mengira terjadi kecelakaan. Namun merasa curiga dengan banyaknya kerumunan warga,  dia berhenti dan keluar dari mobilnya menuju ke kerumunan orang itu. Menurut pengakuan warga, ada satu penjambret yang sudah tergeletak di lokasi.

Penjambret yang tergolek itu Taufik Sanjaya (28). Dia awalnya ditemani  Dian Feri (29). Namun, Dian melarikan diri. Dian lari membawa sepeda motor milik bapak yang ia tabrak.

"Dia mau melarikan diri menabrak seorang bapak tua. Kemudian saya panggil seluruh jajaran polsek dan polres. Bapak tuanya kami selamatkan kita bawa ke Rumah Sakit Mardi Waluyo. Kemudian saya mengamankan pelaku yang diduga jambret itu," jelas Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar.

Saat dilakukan pengejaran oleh petugas kepolisian, Dian berhasil ditangkap di wilayah Kanigoro, Kabupaten Blitar. Setelah berhasil dicekal, kedua pelaku jambret dibawa ke Polsek Sananwetan untuk dilakukan pemeriksaan.

Adewira menyebut, kedua jambret ini baru saja melancarkan aksi penjambretan di salah satu bank di Kota Blitar. Polisi juga berhasil menyita barang bukti hasil penangkapan terhadap kedua pelaku jambret, berupa sejumlah uang ratusan ribu, obeng, dan sejumlah piranti lain untuk alat jambret.