MALANGTIMES - Wilayah hukum Mapolsek Pakis kembali jadi sarang penyembunyian barang curian sindikat pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Setelah dalam sepekan belakangan ini, dua kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Kecamatan Pakis berhasil diungkap polisi. Kali ini giliran warga yang menemukan kendaraan misterius yang disembunyikan ditengah area perkebunan tebu.

Penemuan sepeda motor beat warna putih dengan nopol S-6155-BA, ditemukan masyarakat ditengah perkebunan tebu yang berlokasi di Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Minggu (7/4/2019) malam.

“Yg merasa kehilangan sepeda motor ini monggo (silahkan) langsung datang ke polsek pakis, barusan di temukan adik2 pas main sepak bola sepeda ada di tengah tebuan, kalau mau ambil motor itu harus surat2 lengkap terutama STNK JUGA BPKB kalau masih kridit bukti angsuran,” tulis akun facebook Bintang Senja Pratama, dalam keterangan foto yang dipostingnya.

Sontak saja, usai diunggah di salah satu grub facebook yang memiliki anggota nyaris 600 ribu akun itu, langsung memancing tanggapan dari ratusan penghuni grub. Hingga berita ini ditulis, dikolom komentar sudah dijejali puluhan komen dan dibagikan sebanyak 21 kali. “Cara maling menghilang.kan jejak curian itu . Brng ee alias di singit.kan (Disembunyikan),” tulis akun bernama Drs Kondhes di kolom komentar.

Berawal dari sinilah, MalangTIMES kemudian mencoba mencari kejelasan akan postingan yang sempat viral tersebut. Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Pakis, AKP Hartono membenarkan akan dugaan penemuan sepeda motor misterius itu, merupakan barang hasil curian. “Guna kepentingan peyidikan, kendaraan yang dimaksud sudah kami amankan ke kantor (Polsek Pakis) sebagai barang bukti,” kata Hartono, Senin (8/4/2019).

Diperoleh keterangan, kronologi bermula saat warga menemukan kendaraan misterius tersebut di tengah perkebunan tebu. Merasa curiga, warga akhirnya memilih untuk mengabarkan kepada anggota Mapolsek Pakis yang saat itu kebutulan sedang patroli disekitar lokasi kejadian. "Motor tersebut merupakan hasil kejahatan yang sengaja ditinggalkan oleh pelakunya,” sambung Hartono kepada MalangTIMES.

Perwira polisi dengan pangkat tiga balok dibahu ini menambahkan, saat anggota korps berseragam coklat ini melakukan patroli, sempat menemukan orang mencurigakan yang mengendarai sepeda motor mirip dengan yang ditemukan warga.

Mungkin karena ketakutan jika aksinya diketahui warga dan polisi, pelaku akhirnya memilih bersembunyi di semak-semak perkebunan tebu, sebelum akhirnya memilih kabur.

Berdasarkan pendalaman petugas, diketahui jika pemilik motor beat tersebut merupakan warga Kecamatan Dau. Ketika ditanya kapan kejadian pencurian dan siapa nama korbannya. Hartono mengaku masih mencari kejelasan akan hal tersebut.

“Terkait kapan dan siapa korbannya, yang lebih paham Polsek Dau. Karena mereka yang menanganinya. Ini kami sudah berkoordinasi dengan Polsek yang bersangkutan. Infonya dicuri saat terparkir dihalaman rumah, dan sudah dilaporkan ke polisi,” ujar Hartono.