Truk molen yang terperosok  di kawasan Sudimoro (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Truk molen yang terperosok di kawasan Sudimoro (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Sebuah truk molen, bernopol L 8124 UT terperosok ke sungai di kawasan Jalan Sudimoro, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, tepatnya di depan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sudimoro, (8/4/2019).

Separuh bagian kiri truk, masuk ke dalam saluran air hingga membuat truk sama sekali tak bisa berjalan. Tak pelak, kejadian yang terjadi sekitar pukul 13.20 wib tersebut sempat menimbulkan kemacetan di kawasan Jalan Sudimoro.

Dari informasi pengemudi truk Mohammad Saiful, warga Talangagung, Kepanjen, Kabupaten Malang, kejadian tersebut bermula ketika situasi di Jalan Sudimoro mengalami macet.

Truk molen yang akan menuju arah utara, saat itu berpapasan dengan sebuah mobil dari arah utara. Karena jalan yang sedikit sempit, akhirnya truk molen mengalah dan menjalankan truknya ke sebelah kiri,  karena mobil dari arah utara tersebut tidak mau mengalah.

Dan tak lama kemudian, ketika truk akan berjalan, tiba-tiba saja, truk molen tersebut miring, dan membuat sang pengemudi juga sempat kaget. Ternyata jalan yang dilewati truk tersebut tak kuat menahan beban hingga akhirnya longsor ke saluran air. Dari situ, separuh badan truk molen pun akhirnya masuk ke saluran air.

"Jalannya sepertinya sudah rusak sekitar satu meteran. Pas papasan sama mobil, saya berhenti di situ, setelah mobil dari utara lewat, saya nganan mau jalan, tapi tiba-tiba mobil miring dan langsung rubuh ke saluran air itu," jelasnya.

Sementara itu, Ipda Ghofur, Panit Lantas Polsek Lowokwaru, membenarkan kejadian tersebut. Mobil tersebut memang terperosok dalam saluran air akibat amblesnya jalan yang tak kuat menahan beban dari truk molen tersebut.

"Jalannya sudah miring, rusak setelah dilewati langsung ambles ini. Jalannya rusak tergerus air, penahannya atau plengsengannya sudah rusak," jelasnya.

Untuk penangananya, saat ini petugas masih menunggu alat berat untuk mengangkat kendaraan yang terperosok di saluran air tersebut.

"Yang mendatangkan alat berat dari pihak proyeknya. Sebentar lagi datang," pungkasnya.

End of content

No more pages to load