Kondisi korban sesaat setelah insiden kecelakaan terjadi, Kecamatan Kepanjen (Foto : Istimewa)

Kondisi korban sesaat setelah insiden kecelakaan terjadi, Kecamatan Kepanjen (Foto : Istimewa)


Editor

A Yahya


MALANGTIMES - Akses lalu lintas di kawasan Jalan Raya Dawuhan, sempat terjadi kemacetan panjang, Sabtu (6/4/2019) tengah malam. Kepadatan kendaraan yang menyebabkan kemacetan tersebut, dipicu karena adanya insiden kecelakaan antara sepeda motor dengan mobil sedan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, peristiwa kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 23.45 waktu setempat. Kronologi bermula saat sepeda motor Vario nopol AG-3307-KAC yang dikendarai Anggi Wahyu Kusuma, warga Dusun Ngrendeng, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar itu, melintas dari arah utara dengan kecepatan sedang.

Setibanya di lokasi kejadian, yakni di kawasan Jalan Raya Dawuhan, Desa Jatirejoyoso Kecamatan Kepanjen. Tepatnya di kilometer 102-103 arah Surabaya menuju Blitar. Korban tiba-tiba berhaluan terlalu ke kanan. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan juga melintas mobil sedan Alfasud nopol N-1648-DB, yang dikemudikan Sodikin warga Royal Janti Residence, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Lantaran jarak yang terlalu dekat, membuat pengendara sepeda motor tidak bisa menguasai rem dan laju kendaraannya. Braaakkk . . Adu moncong pun akhirnya tak bisa dihindarkan. “Tidak ada korban jiwa atas insiden ini, keduanya (pengendara sepeda motor dan yang dibonceng) hanya mengalami luka-luka,” kata Kanitlaka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto, Minggu (7/4/2019).

Warga dan pengguna jalan yang mengetahui kecelakaan tersebut, langsung berhamburan menyelamatkan korban. Sedangkan beberapa orang lainnya, memilih untuk melaporkan insiden ini ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, beberapa personel Laka Lantas Polres Malang, dikerahkan ke lokasi kejadian. “Kedua korban, yakni pengendara sepeda motor dan seorang yang dibonceng mengalami luka dan lecet saja. Mereka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Wava Husada untuk mendapatkan penanganan medis. Sedangkan pengemudi mobil sedan, dikabarkan selamat atas insiden kecelakaan ini,” sambung Agus kepada MalangTIMES.com.

Pihaknya menambahkan, berdasarkan keterangan medis, pengendara Vario (Anggi) mengalami luka parah di sekujur tubuhnya. Selain lecet-lecet, pria yang kini berusia 20 tahun itu juga mengalami patah tulang kaki sebelah kiri.

Sedangkan yang dibonceng, yakni Aurelita warga Desa Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung, hanya mengalami luka ringan. Perempuan yang kini berusia 19 tahun itu, dikabarkan hanya mengalami luka lecet di bagian wajah dan sudah diperkenankan pulang setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Wava Husada.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih mendalami hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) serta menggali keterangan dari berbagai saksi. Berdasarkan kesaksian kedua korban yang masih berstatus mahasiswa ini, mereka mengaku jika semula hendak pulang kampung ke rumah mereka masing-masing. Namun di saat perjalanan, keduanya justru terlibat kecelakaan.

“Kasus ini masih kami dalami, kedua kendaraan yakni satu unit sepeda motor dan mobil sedan juga sudah kami amankan guna kepentingan penyidikan,” tutup Agus.

End of content

No more pages to load