Ketua DPC Demokrat Kabupaten Malang, Ir H Ghufron Marzuqi
Ketua DPC Demokrat Kabupaten Malang, Ir H Ghufron Marzuqi

MALANGTIMES - Surat yang dikirim oleh Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono berkaitan dengan kampanye Capres nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno masih menjadi perbincangan.

Baca Juga : Ini Jawaban Ustaz Yusuf Mansur saat Ditanya Apakah Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Ketua DPC Demokrat Kabupaten Malang, 
Ir H Ghufron Marzuqi menyebut jika surat yang dilayangkan tersebut merupakan sebuah sikap yang ditunjukkan oleh Demokrat. Sebagaimana visi dan misi yang selama ini selalu dibawa partai untuk menyejahterakan masyarakat.

"Demokrat punya sikap. Surat yang ditujukan oleh Pak SBY tersebut pada dasarnya merupakan sebuah keprihatinan atas proses kampanye yang dilakukan oleh ke dua pasangan calon presiden. Sebenarnya bukan hanya ditujukan pada Pak Prabowo dan Pak Sandi saja," jelas pria ramah itu.

Calon Anggota DPR RI dari Partai Demokrat nomor urut 2 Daerah Pemilihan (Dapil) Malang Raya itu lebih jauh menyampaikan, Demokrat sebagaimana yang disampaikan SBY dalam suratnya selalu mengajak agar proses demokrasi dijaga dengan betul.

"Demokrat punya sikap bahwa rakyat jangan dihadapkan dengan perpecahan," imbuhnya.

Menurutnya, kampanye identitas yang menggiring opini masyarakat menjadi dua kubu, yaitu opini kubu khilafah dan Pancasilais akan sangat berbahaya. Karena dapat saja memicu perpecahan. Sehingga demokrat sangat menjunjung kebhinekaan dengan terus melaksanakan kampanye tanpa ada pengkotakan dan merangkul seluruh golongan. 

Baca Juga : Dewan Dorong Pemkot Malang Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19

"Saya selama ini dalam beberapa kali kesempatan menyampaikan kepada masyarakat Malang Raya agar jangan terbelah hanya karena pilihan presiden (Pilpres). Berbeda pilihan itu tidak masalah, tapi jangan sampai terpecah, nanti kita sendiri yang rugi," jelasnya lagi.

Ghufron menyampaikan, Demokrat selalu mengajak agar masyarakat bersama - sama memajukan bangsa. Selama ini para kader juga selalu diajak untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di masyarakat dengan solusi yang cerdas.

"Demokrat punya sikap kita nggak mau terbelah. Perbaikan ke depan dan menyejahterakan masyarakat jadi fokus utama. Yang jadi keinginan masyarakat harus dicarikan solusi, itu prinsip Demokrat," pungkasnya.