Ratusan peserta Journalist Camp yang mengikuti materi dengan seksama (Igoy/Malang Times)

Ratusan peserta Journalist Camp yang mengikuti materi dengan seksama (Igoy/Malang Times)



MALANGTIMES - Kegiatan Journalist Camp yang digelar Dinas Pendidikan Kota Malang bersama MalangTimes.com serta didukung AirAsia dan Indomaret di  Warung Pan Java Mulyoagung, Dau, memberikan dampak yang positif terhadap para peserta. 

Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis (4/4/2019) itu menyuguhkan berbagai materi jurnalistik hingga materi tentang dunia media digital. 

Beragam materi itu diberikan kepada peserta yang terdiri dari guru dan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Malang.

Kegiatan yang dibuka oleh Wali kota Malang Sutiaji tersebut, mendapat sambutan baik dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy yang hadir di hari kedua Journalist Camp. 

Adanya kegiatan tersebut, nampaknya banyak membuahkan hasil bagi peserta, terutama yang sekolahnya masih belum memanfaatkan dunia digital untuk sarana promosi. 

Salah satunya Emalya seorang guru dari SMP Kristen Elimyang juga sebagai peserta di Journalist Camp. 

Ia menuturkan bahwa dalam kegiatan tersebut mendapatkan banyak pengetahuan. 

Salah satunya pengetahuan tentang media online yang sebelumnya ia katakan hanya sekadar tahu adanya media online saja, tapi masih belum memahami apa isi dan fungsi dari media online tersebut.

“Di kegiatan ini saya mendapat pengalaman yang sangat luar biasa. Sebelumnya kita tidak tahu apa-apa, akhirnya kita mengerti dan setidaknya kita bisa belajar disini. Semula saya tidak tahu cara membuat website dan instagram, fungsinya untuk apa, dari kegiatan ini saya jadi tahu apa itu website dan instagran sekaligus fungsinya,” ujar Emalya kepada Malangtimes.comabtu (6/4/2019).

Ia mengatakan bahwa di sekolahnya sebelumnya sudah ada media online berupa website yang merupakan sarana promosi sekolah tempatnya mengabdi. 

Namun, sayangnya website tersebut dikatakannya tidak terurus karena keterbatasan SDM untuk mengurus website tersebut. 

Akhirnya website tersebut dikatakannya kurang update tentang kegiatan apa saja yang ada di sekolah tersebut. 

Namun, setelah mendapatkan materi dari kegiatan Journalist Camp ini, ia bersama salah seorang siswanya sudah berdiskusi untuk menjalankan lagi website tersebut dan juga membuat media promosi online lainnya dengan menggunakan instagram agar promosi sekolah tersebut semakin maksimal.

“Di sekolah kami sebelumnya sudah ada websitenya, tapi karena keterbatasan SDM untuk mengurusnya, website tersebut tidak berjalan, tidak update. Setelah saya belajar di sini, saya sudah diskusikan dengan anak didik saya ke depannya saya akan menghidupkan kembali website itu, sebab sangat-sangat penting untuk media promosi sekolah” jelasnya.

Bahkan Emalya berharap nantinya agar Kegiatan Journalist Camp ini diadakan lagi, tak hanya seorang guru dan seorang siswa dari setiap sekolah saja yang diikutsertakan, namun juga diberikan kuota untuk mengajak lebih dari seorang siswa yang bisa diikut sertakan dalam kegiatan tersebut. 

“Ke depannya mungkin semula pesertanya hanya satu guru dan satu siswa, nantinya akan ditambah lagi, karena masih kurang” pungkasnya.

Journalist Camp 2019 ini merupakan agenda tahun kedua kerjasama Dinas Pendidikan Kota Malang dan MalangTIMES.com didukung penuh oleh Indomaret dan Air Asia.

End of content

No more pages to load