Kondisi tanah longsor di rumah Suyadi di RT 03 RW 16 Kampung Besta Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. (Foto: Istimewa)

Kondisi tanah longsor di rumah Suyadi di RT 03 RW 16 Kampung Besta Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. (Foto: Istimewa)


Editor

Heryanto


MALANGTIMES - Selama bulan Maret 2019 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu mencatat ada 17 kejadian bencana yang terjadi di Kota Batu.

Tanah longsor dan pohon tumbang masih menjadi momok yang menghantui bencana di Kota Batu.

Dari 17 kejadian bencana itu rinciannya, bencana tanah longsor terjadi lima kali, angin kencang mengakibatkan pohon tumbang 3 kejadian.

Kejadian darurat non bancana, ada dua kali kebakaran, satu atap ambruk, satu kejadian gorong-gorong tersumbat mengakibatkan air menggenang, dan lima pohon dan dahan tumbang. 

Untuk kerusakan, ada tiga unit rumah rusak sedang, tiga plengsengan teknis dan non teknis ambrol. Dampak bencana, 1 jiwa luka-luka, dan 8 jiwa mengungsi.

Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD Kota Batu Achmad Choirul Rochim mengatakan, Kota Batu memang rawan akan tanah longsor dan pohon tumbang. 

Melihat sejak awal tahun hingga saat ini intensitas hujan dibarengi dengan angin kecang.

“Karena cuaca ini hujan deras disertai dengan angin kencang. Bencana yang masih mendominasi itu tanah longsor dan pohon tumbang,” kata Rochim, Sabtu (6/4/2019).

Beberapa bencana itu masih didominasi di Kecamata Batu dan Kecamatan Bumiaji. 

Antara lain Pohon tumbang di Jalan Pacet, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji. 

Yang menimpa jaringan listrik, di jalan ini terjadi dua kali pohon tumbang yang juga membuat pagar pembatas tertimpa dan roboh.

Atap rumah ambruk Jalan Diponegoro, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji terjadi kerusakan pada dua ruang tamu. 

Kebakaran terjadi di Jalan Sakura, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji. 

Lalu Kebakaran di jalan Arjuno, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji. Yang menebas habis gudang dan sisa kayu.

Pohon tumbang di Kampung Wisata Tani Temas, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. 

Kemudian Tanah longsor di Jalan Patimura Kelurahan Temas, Kecamatan Batu.

Peristiwa ini membuat mobilitas 13 Kartu Keluarga (KK) terganggu.

Tanah longsor di Jalan brantas, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu berimbas pada saluran air tertutup dari material tanah longsor.

Dahan patah di Jalan Ir Soekarno, Kecamatan Junrejo berimbas pada tertutupnya setengah badan jalan.

Dahan patah juga terjadi di Jala Raya Oro-Oro Ombo, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. 

Dahan pohon trembesi ini menimpa kabel telekomunikasi.

Dahan patah juga terjadi di Jala Raya Oro-Oro Ombo, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. 

Dahan pohon  patah ini menimpa menimpa Purnomo (60).

Tanah longsor menimpa Jalan Kawi, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji. Plengsengan teknis itu menutup akses jalan.

Tanah longsor terjadi di Jalan Penanggungan, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji mengakibatkan materila tanah longsor itu menutup saluran air dan menimpa satu rumah. 

Pohom tumbang terjadi di Jalan Bukit Berbunga, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu. 

Pohon tumbang ini menimpa jaringan listrik, juga berdampak pada terganggunya lalu lintas.

Tanah longsor di Kampung Sakinah, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu menimpa satu rumah milik Samsul.

Menurutnya intesitas hujan deras disertai angin pada bulan April ini masih akan terjadi. 

Dengan demikian bagi warga harus lebih waspada akan bencana di lingkungan. 

“Warga harus waspada akan bencana di lingkungannya. Terlebih di area Kecamatan Bumiaji dan Kecamatan Batu, dan tidak berdekatan dengan pohon jika intesitas angin tinggi,” tutup Rochim.

End of content

No more pages to load