Prabowo Subianto kembali lontarkan pernyataan kontroversial. (Ist)

Prabowo Subianto kembali lontarkan pernyataan kontroversial. (Ist)



MALANGTIMES - Calon presiden (capres) Prabowo Subianto kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait Pemilu 2019. Mantan jenderal ini menyampaikan kepada seluruh pendukungnya untuk memenangkan pasangan calon (paslon) nomor urut 02 dengan minimal selisih 25 persen suara dari lawannya.

Pernyataan tersebut disampaikannya secara lantang di acara Gerakan Elaborasi Rektor Akademisi Alumni dan Aktivis Kampus Indonesia, berapa hari lalu. "Kita harus menang dengan angka sangat besar. Minimal selisih 25 persen karena sekian belas persen suara akan siap dicuri," ucap Prabowo.

Pernyataan Prabowo dilanjutkan dengan menyampaikan bahwa hanya itulah usaha paslon nomor urut 02, selain mengajak para akademisi-cendekiawan yang hadir menjadi panutan bagi rakyat Indonesia. "Bersama-sama kita selamatkan bangsa Indonesia," tegas Prabowo.

Selain pernyataan akan adanya kecurangan di Pemilu 2019 tersebut, Prabowo juga menyampaikan pernyataan heboh lainnya. Seperti  persoalan baliho paslon 02 yang tidak terlalu banyak terpasang. "Benar, baliho kita tidak banyak karena tidak punya uang. Kita paheli (paket hemat sekali)," ucap Prabowo.

Prabowo juga mengungkapkan rasa senangnya karena pernyataan pimpinan KPK yang menyampaikan kebocoran pendapatan negara mencapai Rp 2 ribu triliun.  Rasa senang Prabowo tersebut didasarkan adanya ketidakpercayaan sejumlah orang yang bahkan menjurus pada ejekan saat dirinya menyampaikan hal terkait.

"Saya mengatakan kebocoran minimal Rp 1.000 triliun. Saya diejek, dihina. Ternyata hitungan KPK malah dua kali lipatnya. Dua hari ini saya sangat bahagia," ujarnya.

End of content

No more pages to load