Petugas saat mengevakuasi Lukman Hakim, korban kecelakaan maut, serta mengamankan lalu lintas usai kecelakaan terjadi di Kecamatan Pakis. (Foto : Istimewa)

Petugas saat mengevakuasi Lukman Hakim, korban kecelakaan maut, serta mengamankan lalu lintas usai kecelakaan terjadi di Kecamatan Pakis. (Foto : Istimewa)



MALANGTIMES - Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas jalan Kabupaten Malang. Kali ini, giliran Lukman Hakim, warga Desa Pakiskembar, Kecamatan Pakis, yang menjadi korban. Setelah menghantam truk, kakek 68 tahun itu dinyatakan meninggal, Jumat (5/4/2019).

Diperoleh keterangan, insiden kecelakaan maut itu terjadi di seputaran Jalan Raya Pakiskembar. Tepatnya, sekitar pukul 07.10 waktu setempat. Korban yang saat itu mengendarai sepeda motor Beat nopol N-3833-HC melintas dari arah barat dengan kecepatan sedang.

Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di kilometer 07-08 arah Tumpang menuju Malang. Korban tiba-tiba berbelok ke lajur kanan. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan juga melintas kendaraan truk Toyota Dyna nopol N-9520-UI yang dikemudikan oleh Sumaji  (38), warga Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari.

Lantaran jarak yang sudah dekat, membuat keduanya tidak bisa menguasai rem dan laju kendaraannya. Hingga akhirnya, kecelakaan pun tak bisa dihindarkan. “Akibat kecelakaan ini, pengendara motor mengalami luka parah di bagian kepala,” kata Kepala Pos Laka Lantas (Kapos Lakalantas) Tumpang Aiptu Rudy.

Warga setempat yang mengetahui insiden ini, bergegas menyelamatkan korban. Sedangkan beberapa di antaranya memilih melaporkannya, ke pihak kepolisian. Mendapat laporan, beberapa personel Pos Laka Lantas Tumpang diterjunkan ke lokasi kejadian.

“Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Persada Hospital Araya. Namun nyawanya tidak terselamatkan meski sempat mendapatkan perawatan dari pihak medis,” sambung Rudy.

Hingga berita ini ditulis, jajaran kepolisian masih mendalami hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) serta keterangan dari beberapa saksi mata. “Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan, yakni motor dan truk, sudah kami amankan demi kepentingan penyidikan,” ujar Rudy.

 

End of content

No more pages to load