Wakil Ketua DPRD Kota Batu Hari Danah saat melihat kondisi sepeda motornya yang berhasil ditemukan oleh Polres Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Wakil Ketua DPRD Kota Batu Hari Danah saat melihat kondisi sepeda motornya yang berhasil ditemukan oleh Polres Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Masyarakat Kota Batu yang memarkirkan sepeda motor di dalam garasi meskipun pagar sudah tergembok, harus lebih berhati-hati. Sebab, spesialis pencurian motor asal Pasuruan membobol gembok pagar agar dapat menjarah sepeda motor.

Ada enam lokasi yang gembok pagarnya sudah berhasil dibobol oleh tersangka Zainur Ikhsan, Biarto, dan Hosen. Yakni di area Kecamatan Junrejo dan Kecamatan Batu.

Petugas Polres Batu langsung melakukan pencarian pada 2 April lalu dan menangkap ketiga tersangka itu di rumah salah satu tersangka di Pasuruan. Sayangnya, dari lima tersangka dalam kasus ini , petugas baru berhasil menangkap tiga tersangka tersebut.

“Yang dua tersangka ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Tapi kita sudah punya identitas tersangka ini,” kata Kasat Reskrim Polres Batu AKP Anton Widodo.

Ia menambahkan, saat melangsungkan aksinya, kawanan penjahat ini  menyewa mobil untuk sarana ke Kota Batu. Kemudian mereka mengincar rumah yang memiliki sepeda motor dua unit.

“Berangkat menggunakan saran mobil itu berlima. Kalau memilih. yang rumahnya di garasi ada dua motor. Saat melangsungkan aksinya itu dari jam 01.00 hingga menjelang subuh,” imbuhnya, Jumat (5/4/2019).

Dua DPO itu juga berprofesi untuk menjual sepeda motor hasil curiannya. Mereka menjual dengan harga berkisar Rp 2 juta sampai Rp 3 juta per unit. “Aksi mereka ini dikenakan pidana penjara selama kurang lebih 9 tahun,” ujar Anton saat rilis di Polres Batu. 

Sementara itu, Wali Ketua DPRD Kota Batu Hari Danah menjadi salah satu korban dari aksi pencurian sepeda motor. Dua motornya yang diparkir di halaman rumahnya di Kelurahan Sisir  dicuri oleh tersangka tersebut. 

“Saya lihat di CCTV, kejadiannya sabtu (30/3/2019) jam 4 pagi, dengan merusak gembol rumah dab lenyap. Lalu kami memberi tahu ke polisi dan tanggap,” ungkap Hari Danah. 

Saat itu ia sedang dalam perjalanan pulang dari Jogjakarta menuju Kota Batu. Di rumahnya padahal ada anaknya. Lalu saat sampai pukul 05.00, dari tiga miliknya, dua sepeda motor lenyap.

“Yang belum ketemu itu satu sepeda di jok ada dompet. Isinya uang Rp 2 Juta, BPKB, dan sebagainya,” jelasnya. 

Sedang barang bukti dalam kasus ini ada 3 unit sepeda motor, 1 unit mobil, STNK 9 lembar, 3 buah senjata sajam berupa pedang dan pisau, dan 1 buah pistol. 
 

End of content

No more pages to load