Kepala Bapenda Kabupaten Malang Dr Purnadi. (Foto : Dokumen MalangTIMES)

Kepala Bapenda Kabupaten Malang Dr Purnadi. (Foto : Dokumen MalangTIMES)



MALANGTIMES - Pertumbuhan ekonomi di bidang bisnis restoran memberikan dampak positif pada pendapatan daerah di Kabupaten Malang. Salah satunya dalam mendongkrak sektor pajak daerah yang dikelola oleh Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kabupaten Malang.

Berdasarkan catatan terbaru, yakni hingga Februari 2019 lalu, organisasi pemerintah daerah (OPD) yang dikepalai oleh Dr Purnadi itu sudah mengeruk nominal Rp 1,2 miliar dari sektor pajak restoran.

Hal itu tentunya bisa menjadi catatan prestasi tersendiri. Sebab, pada sektor pajak restoran, target hingga akhir tahun ini hanya Rp 4,7 miliar. Artinya, hingga 10 bulann mendatang, Bapenda masih punya tanggungan minimal Rp 3,5 miliar.

“Awal tahun 2019, sektor pajak restoran sudah mencapai 25 persen dari target yang ditentukan. Jika melihat catatan tahun 2018, kami yakin target bakal terlampaui,” kata Kepala Bapenda Kabupaten Malang Dr Purnadi.

Sebagai informasi, perolehan pajak daerah pada sektor restoran  tahun 2018 silam memang mengalami surplus sekitar 15 persen dari yang ditargetkan. Rinciannya, dari target yang dipatok Rp 4,5 miliar, hingga akhir tahun 2018, Bapenda mampu mendongkrak pendapatan pajak restoran mencapai kisaran Rp 5,2 miliar. “Tahun lalu pajak restoran mengalami surplus hingga Rp 615 juta,” sambung  Purnadi.

Mantan kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang ini menambahkan, jika dikomparasikan dengan pendapatan pajak restoran tahun lalu, target 2019 ini angkanya terpaut jauh. Yakni selisih Rp 500 juta lebih banyak. “Target tahun ini memang meningkat sekitar Rp 200 juta. Tapi sektor pajak daerah restoran ini selalu mengalami surplus,” pungkasnya.

Perlu diketahui, pada  2018 lalu. Bapenda mampu mengantongi pendapatan dari pajak daerah hingga Rp 238,8 miliar. Padahal, target tahun lalu Rp 236,7 miliar. Artinya mengalami surplus hingga Rp 2,1 miliar.

End of content

No more pages to load