MALANGTIMES - Ketatnya persaingan antar partai politik (parpol) di pemilu 2019, semakin terlihat jelas dengan data survei dari  berbagai lembaga survei yang ada. Ditambah dengan ambang batas lolos parlemen yang mensyaratkan 4 persen. Semakin membuat gambaran jelas pada masyarakat, mana  parpol yang akan masuk parlemen dan sebaliknya.

Hal ini semakin dipertegas oleh hasil survei dari Charta Politika yang menyampaikan, terdapat 5 parpol yang sulit untuk menembus parlemen. Yakni, Partai Hanura (1,0 persen), PBB (0,5 persen), PKPI (0,2 persen), Partai Garuda (0,2 persen), dan Partai Berkarya (0,1 persen).

Muslimin Direktur Riset Charta Politika menyampaikan, "elektabilitas kelima parpol tidak mencapai 4 persen meski sudah ditambah margin of error 2,19 persen. Jadi secara teknis sulit bagi kelima parpol untuk lolos ambang batas," ujarnya yang menyampaikan bahwa hasil survei tersebut dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur.
Dengan jumlah sampel sebanyak 2 ribu responden yang tersebar di 34 provinsi. Serta margin of error plus minus 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sedangkan survei dilakukan tanggal 19-25 Maret 2019.

Berbanding jauh dengan PDI-Perjuangan yang diprediksi akan keluar menjadi pemenang pemilu 2019. Dimana, PDI-Perjuangan meraup 25,3 persen responden. Naik signifikan dibandingkan dengan pemilu 2014 dengan angka 18,9 persen. 

Seteru politik PDI-Perjuangan yaitu Gerindra keluar menjadi runner-up pemenang pemilu 2019. Dengan dipilih responden sebesar 16,2 persen, naik dari tahun 2014 yang dipilih oleh 11,8 persen responden. "Dua parpol ini mendapat keuntungan karena capres yang diusungnya. Mereka akan jadi pemenang jika tidak ada tsunami politik dalam dua Minggu ke depan," ujar Muslimin.

Bagaimana dengan parpol lainnya ?. Charta Politika menyampaikan, setelah dua parpol tersebut keluar sebagai juara diikuti oleh Golkar (11,3 persen) dan PKB (8,5 persen).

Sedangkan persaingan ketat terjadi di papan tengah. Dimana, Partai Demokrat dan Nasdem sama-sama mendapat angka 5,2 persen. Diikuti PKS dengan angka 5 persen. Di bawahnya, PAN (3,3 persen), PPP (2,4 persen), PSI (2,2 persen), serta Perindo (2 persen).
Walau 4 parpol tersebut berada dibawah batas angka parleme, tapi menurut Muslimin masih berpeluang lolos ke parlemen. "Dengan pertimbangan  margin of error 2,19 persen serta pemilih yang belum menentukan pilihan 11,7 persen," pungkasnya.