Barang bukti pil double L saat dirilis di Polres Batu, Jumat (5/4/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Barang bukti pil double L saat dirilis di Polres Batu, Jumat (5/4/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - 152 ribu butir pil dobel L diamankan oleh Polres Batu di salah satu rumah di Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo. Barang bukti itu ditemukan dalam kondisi terbungkus bertuliskan vitamin B1.

Dalam kasus ini Polres Batu melalui Polsek Junrejo telah mengamankan tiga tersangka itu pada 27 Maret 2019 lalu. Tiga tersangka itu yakni dengan inisial AR (28) warga Kecamatan Lowokwaru Kota Batu, MW (20) warga Dusun Jeding Desa Junrejo Kecamatan Junrejo, dan DA (19) warga Dusun Jeding Desa Junrejo Kecamatan Junrejo.

Baca Juga : Usai Bebas Ikut Asimilasi, Residivis Curanmor di Kota Malang Kembali Kambuh

Kapolsek Junrejo AKP Sunyoto mengatakan, ke-tiga tersangka itu ditangkap di Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, pada pukul 08.00. Saat ditangkap mereka tidak melakukan perlawanan terhadap petugas.

“Di rumah itu juga sebagai tempat untuk mengemasi pil double L tersebut. Dan kami juga menyita 3 timbangan digital, 2 plastik pack pembungkus plastik, 2 alat pres, 3 gawai, dan sebagainya,” ujar Sunyoti, Jumat (5/4/2019).

Rencananya pil double L yang telah dikemas dalam bungkusan plastik itu akan dijual. Untuk satu plastik dengan isi seribu seharga Rp 1 juta. “Untuk yang isinya enam itu mereka jual dengan harga Rp 20 ribu. Rencananya barang akan diedarkan di area Kota Batu dan luar Kota Batu,” imbuhnya saat rilis di halaman Polres Batu.

Menurutnya ke tiga tersangka itu mendapati barang tersebut dari rekannya Pare Kediri. Barang tersebut diambil di pinggir jalan yang diletakkan di ranjau. Selain pil double L juga ditemukan 10 poket sabu-sabu dengan total beratnya 5,5 gram.  “Hingga saat ini kita terus akan mendalami kasus ini. Selain itu mereka pengedarnya juga pengguna juga,” jelas Sunyoto. 

Akibat perbuatannya itu tersangka diancam hukuman sedikitnya 5 tahun, dan maksimal 20 tahun. Tidak hanya itu juga, Polres Batu juga telah mengamankan dua tersangka.

Kasat Reskoba Polres Batu AKP Subijanto menambahkan, seluruhnya terdapat lima tersangka dengan tiga kasus yang terjadi sejak awal bulan Januari hingga 30 Maret 2019 lalu. “Masih ada dua kasus yang mereka itu juga pengedar dan pengguna,” ungkap Subijanto. 

Baca Juga : Didominasi Kasus Pencurian, Ratusan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Covid-19

Yakni narkotika jenis sabu-sabu ditemukan sejumlah 6 poket dengan berat seluruhnya 7,15 gram. Tersangka ini adalah MH (21) seorang sopir merupakan warga Jalan Ra Kartini, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo. “Selain itu petugas juga mengamankan 1 timbangan elektrik, 1 bandel klip untuk mengemasi sabu, hp, rokok, 1 korek, seperangkat alat hisap bong,” ucapnya.

Kemudian pada Sabtu (30/3/2019) dengan TKP di tepi jalan Jl Metro Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, petugas mengamankan BS alias putuk (25) pekerjaan sales yang merupakan warga Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji. “Dalam kasus ini kami mengamankan 1 poket sabu, total beratnya 0,31 gram, 1 buah gawai, tutup botol bong,” jelasnya.

Menurutnya petugas mengamankan para tersangka ini dari informasi masyarakat sekitar Kota Batu. Yang kemudian dilakukan penindakan.