Ilustrasi hotel (dok MalangTIMES)

Ilustrasi hotel (dok MalangTIMES)


Pewarta

Dede Nana

Editor

A Yahya


MALANGTIMES - Keberadaan hotel di Kabupaten Malang bila dibandingkan dengan Kota Malang memang terbilang jauh berbeda secara kuantitas. Dimana, di wilayah Kabupaten Malang yang memiliki potensi besar pariwisata hanya terdapat 158 hotel. Dengan kualifikasi 7 hotel berbintang dan sisanya 151 hotel non bintang. Sesuai dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang tahun 2017 lalu.

Jumlah hotel yang dirasa kurang dengan luasnya wilayah dan potensi pariwisata tersebut, yang membuat pemerintah Kabupaten Malang terus mencoba menarik investor. Upaya menambah hotel itu di antaranya untuk menguatkan fasilitas pendukung pariwisata. 

Gayung bersambut, ada empat investor yang sudah menyatakan minatnya membangun hotel di Kabupaten Malang. Hal ini ditegaskan ulang oleh Wakil Bupati (Wabup) Malang Sanusi. Dimana dirinya menyampaikan, bahwa telah ada empat penyedia akomodasi yang menyatakan minatnya. "Ada empat pihak yang tertarik untuk mendirikan hotel di Kabupaten Malang. Bahkan, satu pihak sudah saya tandatangani izinnya," kata Sanusi saat menyampaikan rencana adanya rencana penambahan hotel.

Satu pihak yang sudah mendapat izin mendirikan hotel tersebut, masih menurut Sanusi, rencananya akan didirikan di Jalibar, Kepanjen. Sedangkan untuk tiga lainnya masih dalam proses mencari lahan yang tepat. "Satu akan dibangun disekitar Jalibar. Yang tiga masih mencari lahan. Rencana lainnya juga akan dibangun hotel bintang lima di wilayah strategis. Seperti di Singosari untuk menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)," ujarnya tanpa menyebut lokasi pasti pembangunan hotel yang direncanakan di Singosari tersebut.

Pernyataan Sanusi tersebut,  juga pernah disampaikan oleh Didik Gatot Subroto Komisi I DPRD Kabupaten Malang kepada MalangTIMES.com. Didik menyampaikan, memang ada wacana pembangunan hotel di wilayah Singosari. "Ada wacana seperti itu, akan dibangun hotel di wilayah Singosari dalam mendukung KEK. Tapi masih wacana, karena wilayah Singosari itu kan banyak pesantren. Apa bisa nantinya diterima adanya hotel," ujar politikus PDI-Perjuangan ini.

Lepas dari persoalan itu, pemkab Malang memang terus mewacanakan beberapa pendirian hotel di wilayahnya. Dengan dasar penguatan investasi sekaligus sebagai daya dukung sektor pariwisata. 

Hal ini juga terlihat dari pertumbuhan hotel di Kabupaten Malang sejak tahun 2016 sampai 2017. Dimana untuk hotel berbintang terdapat penambahan 2 hotel, yaitu dari 5 menjadi 7 hotel. Sedangkan untuk hotel non bintang, dari data BPS Kabupaten Malang terdapat peningkatan 31 unit. Dari 138 hotel menjadi 151 hotel non bintang.

End of content

No more pages to load