Kelola Sampah dengan Cerdas, Bung Edi Turut Sosialisasikan Pusat Daur Ulang Sampah

Apr 05, 2019 09:18
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (berdiri) saat hadir dalam sosialisasi pusat daur uang sampah yang berlangsung di Hotel Savana, Kamis (4/4/2019) (foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (berdiri) saat hadir dalam sosialisasi pusat daur uang sampah yang berlangsung di Hotel Savana, Kamis (4/4/2019) (foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

MALANGTIMES - Kelola sampah dengan cara cerdas, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko turut sosialisasikan pusat daur ulang sampah. Sosialisasi yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI itu berlangsung di Hotel Savana Malang, Kamis (4/4/2019).

Baca Juga : Terkuak, Data Petani Terkena Limbah Greenfields Sejak Tahun Lalu Telah Dilaporkan, Tapi...

Pria yang akrab disapa Bung Edi itu melalui keterangan tertulis yang diterima MalangTIMES menyampaikan, setiap aktivitas manusia pasti menghasilkan sampah. Jumlah sampah sebanding dengan konsumsi manusia terhadap barang yang digunakan sehari-hari. Peningkatan jumlah penduduk dan gaya hidup sangat berpengaruh pada volume sampah.

"Berdasarkan  data dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, volume sampah per hari sekitar 600 ton atau setara dengan 130 truk yang tertampung di TPA seluas 15 ha, yang saat ini sudah mencapai ambang batas daya tampung maksimal sampah di Kota Malang," terangnya.

Sampah di perkotaan menurutnya menjadi sebuah permasalahan yang sulit ditanggulangi. Karena jumlah sampah di perkotaan setiap tahunnya selalu bertambah dan menyebabkan berbagai masalah seperti polusi udara, tanah,  banjir bahkan merusak lingkungan.

Jika masalah ini dibiarkan dan tidak dikelola dengan baik, tidak menutup kemungkinan di masa depan seluruh permukaan bumi ini akan tertutup sampah.

Oleh karenanya, lanjut Bung Edi, Pemerintah Kota Malang terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan. Diantaranya melalui pembentukan Bank Sampah Malang, kader lingkungan, serta pembangunan pusat daur ulang sampah yang diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat dalam melakukan pemrosesan.

Baca Juga : Hama Tikus Bikin Buntung, Dinas Pertanian : Alat Bantuan Masih Terkendala Lelang

Selanjutnya adalah pengurangan sampah dan limbah dengan cara mendaur ulang menjadi produk  baru. Sehingga tercipta lapangan kerja, menumbuhkan kegiatan ekonomi, yang mampu membantu meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, memanfaatkan sampah sebagai energi terbarukan.

"Yakni gas metana yang dapat dinikmati oleh 408 KK warga sekitar TPA Supiturang," imbuhnya.

Bung Edi berharap agar segala upaya yang telah dilakukan mampu mendukung upaya-upaya penciptaan lingkungan yang bersih dan sehat, sekaligus mendorong partisipasi warga untuk sadar dan mengerti bagaimana memperlakukan sampah yang baik dan benar. 

Topik
MalangBerita MalangWakil Wali Kota Malang Sofyan Edi JarwokoKelola Sampah dengan CerdasSosialisasi Pusat Daur Ulang Sampah

Berita Lainnya

Berita

Terbaru