Tiga dari empat pelaku yang dirilis di Polres Malang Kota (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Tiga dari empat pelaku yang dirilis di Polres Malang Kota (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Polres Malang Kota, tak butuh waktu lama untuk mengungkap para pelaku pembunuhan terhadap Suyono (34) warga Dusun Baran, Urek-Urek, Gondanglegi, Kabupaten Malang. 

Sebab hanya delapan jam berselang dari kejadian penemuan jasad Suyono di Jembatan Gadang, polisi sudah langsung bisa menangkap tujuh orang tersangka.

Penetapan tujuh orang sebagai tersangka pengeroyokan yang akhirnya menyebabkan kematian Suyono tersebut, memang diakui Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna.

Tujuh tersangka yang tertangkap tersebut, mempunyai peran masing-masing dalam kasus pengeroyokan dan pembunuhan Suyono di Jembatan Gadang. 

Namun, mirisnya dari tujuh pelaku, empat pelaku masih di bawah umur.

Masing-masing peran pelaku yakni, melakukan pengeroyokan, memancing, serta mengajak korban ke TKP. 

Untuk menuju ke sana, korban bersama dua pelaku naik sepeda motor. Korban berangkat dari salah satu tempat hiburan malam.

"Korban awalnya dijemput di Cafe Union di Jalan Padjajaran pukul 02.30 wib oleh AW dan B lalu diajak ke Jembatan Gadang," jelasnya (4/3/1019).

Sementara pelaku lainnya yang sudah menunggu di lokasi, langsung datang dan memukuli, mengeroyok korban, dan satu pelaku ada yang menusuk tubuh korban menggunakan sajam sebanyak empat kali.

Peran-peran pelaku IBS yakni, melakukan pemukulan sebanyak lima kali dengan sekali menendang dengan kaki. 

Pelaku DR melakukan pemukulan sebanyak lima kali, pelaku B berperan menjemput korban dari HP Union dan dibawa menuju ke TKP, pelaku K melakukan pemukulan sebanyak satu kali dan melakukan tendangan sebanyak satu kali.

Pelaku AW melakukan pemukulan dengan tangan kosong sebanyak 3 kali, pelaku SW melakukan pemukulan sebanyak 3 kali dan pelaku Ady melakukan penusukan dengan pisau sepanjang 20 cm tepat  di dada dan perut korban.

Sementara setelah mengeroyok dan menusuk korban pelaku lantas kabur meninggalkan korban yang sudah mengalami empat luka tusuk di tengah jalan hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas.

Pihak kepolisian sendiri saat ini masih terus melakukan pengejaran terhadap satu orang pelaku berinisial Q yang juga berpotensi kuat menjadi pelaku. 

Ketujuh tersangka itu akan dijerat pasal 170 ( 3 ) KUHP subsider pasal 340 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 12  sampai 20 tahun penjara.

Untuk inisial para pelaku yang diamankan polisi yakni,

1. AW (21) warga, Arjowinangun, Kedungkandang, 
2. IBS (17), warga, Arjowinangun, Kedungkandang, 
3. ADY (24), beralamat di Jalan Mayjen Sungkono, Kota Malang.
4. SW (20) warga Bumiayu, Kedungkandang
5. DR (17), warga Karangploso, Kabupaten Malang.
6. BL (15), warga Sukun, Kota Malang.
7. KA (15), warga Teluk Grajakan, Blimbing,

End of content

No more pages to load