Bunga mawar milik Yuliati suplier dari dusun Brumbung Kota Batu yang akan dikirim ke Pulau Bali (Luqmanul Hakim/Malang Times)

Bunga mawar milik Yuliati suplier dari dusun Brumbung Kota Batu yang akan dikirim ke Pulau Bali (Luqmanul Hakim/Malang Times)



MALANGTIMES - Adanya kenaikan harga kargo untuk pengiriman melalui udara memberikan dampak terhadap banyak pihak. 

Tak hanya perusahaan logistik saja, namun juga para supplier bunga di Kota Batu juga terkena imbasnya.

Seperti yang dirasakan oleh Yuliati suplier bunga di Dusun Brumbung, Desa Gunungsari, Kecamatan Batu. 

Ia mengatakan bahwa ia harus lebih membatasi jumlah pengiriman bunga untuk keluar pulau dikarenakan adanya kenaikan harga kargo tersebut.

"Ada kenaikan harga itu, saat ini saya harus membatasi pengiriman, karena biaya yang dikeluarkan berlipat-lipat" ujar Yuli Rabu(3/4/2019)

Lanjutnya, ia mengatakan bahwa dampak dari naiknya harga kargo tersebut, ia harus mengurangi jumlah pengiriman bunganya.

Sebab, para konsumen harus mengurangi jumlah pesanan, bahkan tidak memesan bunga karena tidak terlalu diperlukan.

"Biasanya dalam seminggu saya mengirim 3 sampai 4 kali, tapi sekarang saya hanua mengirim 2 kali saja untuk pengiriman keluar pulau pakai kargo" jelasnya.

Lanjutnya, pengurangan jumlah pengiriman tersebut, dikarenakan saat menjual kembali oleh para pemesan tersebut. 

Sehingga harga jual kembali harus dinaikkan oleh para pedagang mengingat biaya pengiriman menggunakan kargo yang sudah naik sejak awal tahun 2019.

"Biaya paling mahal itu kirim ke Palangkaraya, Banjar, dan Kupang, jadi mereka harus menunggu orderan cukup baru mau pesan" lanjutnya.

Kemudian, ia menuturkan untuk kenaikan harga kargo tersebut, juga berimbas pada kenaikan harga jual kembali setiap tangkai bunga oleh pemasok dari luar pulau tersebut. 

Akibatnya, para pemasok tersebut hanya memesan ketika mendapati banyak orderan bunga saja, seperti even pernikahan dan wisuda saja.

"Biasanya pemasok itu menjual kembali seharga Rp 10 ribu, tapi sekarang harus Rp 20 ribu, mengikuti harga pengiriman. Pemesanannya pun kebanyakan hanya waktu ada even pernikahan saja" jelasnya.

Sementara itu, ia menuturkan adanya kenaikan harga kargo tersebut, para konsumen luar pulau tersebut yang menggunakan bunga dalam even wisuda, ulang tahun dan lain sebagainya, saat ini lebih memilih menggunakan souvenir berupa boneka dan jajanan sebagai hadiah karena harganya terjangkau dan juga diproduksi diwilayahnya.

"Konsumen kebanyakan anak muda, biasanya dipakai untuk penggalangan dana, untuk wisuda, ulang tahun, dan lainnya, karena mahal sekarang pidah menggunakan jajanan dan souvenir dari tempat mereka" pungkasnya.

End of content

No more pages to load