Plt Bupati Malang didampingi oleh Muspika saat meninjau situs Sekaran ditengah hujan (Luqmanul Hakim/Malang Times)

Plt Bupati Malang didampingi oleh Muspika saat meninjau situs Sekaran ditengah hujan (Luqmanul Hakim/Malang Times)



MALANGTIMES - Temuan Situs Sekaran di proyek pembangunan Tol Malang-Pandaan (Mapan) seksi V kilometer 37 yang akan dijadikan destinasi wisata purbakala kian menguat. Plt Bupati Bupati Malang Sanusi menyatakan akan menjadikan situs tersebut sebagai destinasi wisata purbakala yang nantinya akan dikelola langsung oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang.

Hal itu disampaikan oleh Sanusi saat meninjau lokasi temuan situs Sekaran di tengah hujan deras pada Selasa (2/4/2019). “Situs ini nanti akan kami jadikan destinasi wisata purbakala yang dibawahi langsung Disparbud,”  ujar Sanusi seusai meninjau lokasi situs Sekaran.

Kemudian, ia juga menuturkan bahwa nantinya situs tersebut akan dijadikan sebagai rest area berbasis wisata purbakala. Namun, hal tersebut dikatakannya sedang dalam pendiskusian dengan pihak pengelola Tol Mapan. “Nanti akan ada rest area. Ini sedang dibicarakan dengan pihak tol,” lanjutnya.

Sementara itu, rencana tersebut dikatakannya masih menunggu keputusan dari pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim yang sebelumnya sudah melakukan ekskavasi situs Sekaran. Nantinya akan menyerahkan pengelolaan situs kepada Pemkab Malang. Sehingga setelah diserahkan nanti, Pemkab akan mengelola situs tersebut dengan serius. “Kami masih menunggu keputusan dari BPCB Trowulan, setelah diserahkan ke Pemkab, nanti akan dikelola oleh Disparbud,” tegasnya

Sanusi juga mengatakan bahwa pihaknya masih belum berkomunikasi dengan pihak BPCB terkait situs terkait pengelolaan situs Sekaran yang akan menjadi destinasi tersebut. Sebab, dikatakannya bahwa saat ini sedang difokuskan terhadap penggalian situs. Namun, ia menyatakan bahwa pihak Pemkab Malang mendukung untuk pelestarian situs Sekaran.

End of content

No more pages to load