Patung sapi di pintu masuk Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Patung sapi di pintu masuk Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Jika memasuki di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Anda harus bersiap-siap bertemu "sapi" di sepanjang jalan. Bagaimana tidak. Sejak pintu masuk, di pinggir jalan ada sapi.

Hanya, sapi-sapi yang ada di pinggir jalan itu adalah patung. Ukuran patung yang disuguhkan itu ada yang besar dan sedang. 

Patung yang besar berada di pintu masuk Dusun Brau. Patung sapi itu berwarna putih dengan di belakang sapi itu terdapat sedotan yang cukup besar. 

Kemudian tepat di bawah patung sapi itu terdapat tulisan ‘Selamat Datang Dusun Wisata Brau’ dengan simbol ikon Shining Batu. 

Jika masuk menuju perkampungan dusun ini, juga jangan kaget karena di pinggir jalan banyak patung sapi.  Bentuk, warna, dan desain sapi yang disuguhkan itu pun beragam. Ada sapi yang didesan dengan corak hewan zebra, harimau, macan tutul dan sebagainya.

Berjalan kurang lebih 10 meter ada sapi dengan desain bunga-bunga berwarna-warni. Lalu 10 meter kemudian ada sapi berwarna hitam dengan desain es krim.

“Hadirnya parung sapi ini untuk menunjukkan bahwa di Dusun Brau potensi dusunnya ini adalah sapi. Patung ini telah dibangun oleh Pemkot Batu,” kata  kepada Dusun Brau Markasan.

Ia menambahkan potensi susu segar memang menjadi penghasilan terbesar warga Dusun Brau. Sebab, di tempat ini terdapat kurang lebih 1.000 ekor sapi.

Selain itu, Dusun Wisata Brau akan dikembangkan dengan tempat edukasi sapi. Itu melihat memang di sana sebagain penduduknya merupakan peternak sapi. Lalu juga akan disediakan rest area.