Wali Kota Malang Sutiaji (tengah kenakan kopiah hitam) berfoto bersama peserta Jambore Kedua HIPMI Perguruan Tinggi ASEAN.(Pipit Anggraeni/MalagTIMES).

Wali Kota Malang Sutiaji (tengah kenakan kopiah hitam) berfoto bersama peserta Jambore Kedua HIPMI Perguruan Tinggi ASEAN.(Pipit Anggraeni/MalagTIMES).



MALANGTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji memberangkatkan puluhan mahasiswa yang terkumpul dalam HIPMI Perguruan Tinggi pada Selasa, (2/4/2019) menuju Tangerang untuk turut serta dalam Jambore Kedua Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia)  Perguruan Tinggi ASEAN.

Jika tahun lalu perwakilan Kota Pendidikan itu mampu meraih juara satu, maka tahun ini Sutiaji meminta agar inovasi yang dibawa dalam jambore tersebut mampu kembali mengharumkan nama Kota Malang.

"Semoga keberangkatan dan kembalinya ke Malang nanti selalu diberi keselamatan. Jangan lupa selalu membawa nama baik Kota Malang dan menorehkan prestasi. Buat nama Kota Malang harum," pesan pria berkacamata itu kepada puluhan pengusaha muda yang hadir sebelum pemberangkatan di Balai Kota Malang, Selasa (2/4/2019).

Sebagai kota kreatif, menurut Sutiaji,  Pemerintah Kota Malang terus berkomitmen dalam mewadahi kreativitas para pemudanya. Salah satunya seperti rencana pembuatan rumah kreatif yang akan segera direalisasikan. Dengan sederet fasilitas yang akan terus dibenahi itu, dia berharap prestasi demi prestasi terus diulang lebih banyak lagi.

Saat ini,  tak sedikit pengusaha muda asal Malang yang kiprahnya sudah banyak dikenal secara nasional. Sebab, ada banyak anak muda yang cerdas dan kreatif serta berkiprah tak hanya di Malang saja.

"Tentunya ini juga harus berdampak positif pada perekonomian Kota Malang. Inovasi yang ada harus dikembangkan untuk menciptakan peluang yang sebesar besarnya," imbuh suami Widayati Sutiaji itu.

Dia juga berpesan agar para peserta jambore itu nantinya dapat menunjukkan kualitas kreativitas selayaknya anak muda. Dengan pengalaman baru yang akan didapat nantinya, dia meminta agar inovasi terus dikembangkan dan tidak mudah menyerah. "Anak muda harus terus melangkah, dan nggak boleh mudah menyerah begitu saja," urai Sutiaji lagi.

Sementara itu, Ketua Hipmi Kota Malang, M. Yusda Asmorokondi menambahkan, Jambore Kedua Hipmi Perguruan Tinggi ASEAN ni memang diikuti oleh perkumpulan pebisnis muda dari kalangan mahasiswa yang ada di ASEAN.

Selain sharing dan menambah ilmu serta jaringan baru, jambore tersebut juga memiliki sesi perlombaan berkaitan dengan kreasi bisnis yang akan dikembangkan dalam berbagai bidang. Tahun lalu, Kota Malang berhasil memperoleh juara satu. "Dan tahun ini kami targetkan harus kembali meraih juara satu," terang Yusda.

Rasa optimisme itu dikarenakan sederet inovasi dalam bidang usaha yang akan dipaparkan dalam jambore tersebut sangat relevan untuk diterapkan. Selain itu, memiliki keunikan masing-masing untuk dapat dikembangkan.

"Nanti pemenangnya akan mendapat pendanaan dari Kemenpora dan Hipmi  pusat, jadi, kami targetkan Malang kembali menang. Agar bisa mengembangkan usahanya dan lebih maju lagi seperti pemenang sebelumnya," tutup Yusda.

Sebagai informasi, peserta jambore yang mewakili Kota Malang itu berasal dari Universitas Brawijaya Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, dan Universitas Islam Malang. Para peserta tersebut akan memaparkan sederet inovasi dalam bidang usaha, mulai dari teknologi hingga pertanian. 

End of content

No more pages to load