MALANGTIMES - Luas wilayah hukum Polres Malang yang meliputi  30 Kecamatan, menjadi problem tersendiri dalam memberikan pelayanan. Dalam sejumlah pelayanan, masyarakat pun dibuat kesusahan. 

Di antaranya ketika mengurus pengesahan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan), perpanjangan SIM (Surat Ijin Mengemudi), perpanjangan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian), serta berbagai keperluan lainnya. “Selama ini hanya ada satu Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM), yaitu di Kecamatan Singosari. Untuk itu masyarakat yang tinggal di Malang Selatan tentunya akan kesusahan untuk mengurus berbagai keperluan,” kata Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung.

Terkait hal ini, Ujung mengaku sudah mengajukan ke Polda Jatim untuk pengadaan Satpas tambahan. Rencananya bakal dibangun satpas baru di daerah Malang Selatan.

“Anggaran yang diperlukan untuk membangun Satpas baru itu memerlukan biaya mencapai Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar. Ini masih diupayakan oleh pusat (Polda). Sementara ini masih survei ke wilayah Malang Selatan, sebab satpas baru membutuhkan minimal lebih dari satu hektar lahan. Maka perlu banyak pertimbangan,” sambung Ujung.

Sembari menunggu realisasi Satpas baru, Polres Malang juga terus berupaya meningkatkan pelayanan, dan kemudahan bagi masyarakat Kabupaten Malang. Terutama bagi mereka yang tinggal di Malang Selatan. “Hari ini kami melaunching kantor 3 in 1 Public Service, yang berlolasi di Kecamatan Pagak,” terang Ujung saat ditemui disela-sela agenda peresmian, Senin (1/4/2019).

Dengan diresmikannya kantor baru 3 in 1 ini, masyarakat Kecamatan Pagak dan sekitarnya tentunya bakal lebih mudah dalam mengurus berbagai persuratan kepolisian, karena tidak harus pergi jauh-jauh ke Singosari. “Untuk sementara, disini (3 in 1 Public Service) hanya bisa melayani pengesahan STNK, perpanjangan SIM, dan perpanjangan STNK,” terang Ujung kepada MalangTIMES.com.

Dalam agenda peresmian, turut  menghadirkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang, perangkat desa dan camat, Danramil Pagak, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat. Dala keempatan itu, Ujung mengimbau agar masyarakat juga berperan serta dalam merawat kantor 3 in 1 public service, yang baru diresmikan tersebut. “Negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Melalui Polri, ini upaya negara dalam meningkatkan pelayanan dan kemudahan bagi masyarakat,” pungkasnya.