Wali Kota Malang Sutiaji (kanan) saat melantik jajaran direksi dan dewan pengawas PDAM Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

Wali Kota Malang Sutiaji (kanan) saat melantik jajaran direksi dan dewan pengawas PDAM Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji resmi melantik jajaran direksi dan dewan pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Malang. Dia mewanti-wanti agar pelayanan terhadap masyarakat menjadi perhatian utama. Terutama terkait cepat dan tanggap menyelesaikan keluhan pelanggan selama 24 jam sehari. 

"Selain target yang telah tertera di Lelang Kinerja, direksi baru harus bisa memberi layanan terbaik. Ada keluhan, 24 jam laporan harus direspons," tegas Sutiaji dalam sambutannya. 

Dia juga menekankan langkah efisiensi yang dicanangkan masih harus diimbangi optimalisasi potensi yang ada. Sehingga, target pendapatan Rp 99 miliar setahun pada 2023 mendatang bisa tercapai.

Seperti diketahui, pada Kamis (28/3/2019) lalu, Wali Kota Malang Sutiaji langsung menggelar Lelang Kinerja untuk menetapkan target-target yang harus dicapai oleh tiga direktur baru PDAM Kota Malang. 

Yakni M Nor Muhlas sebagai direktur utama (Dirut), Ari Mukti sebagai direktur teknik, serta Mokhamad Saifudin Zuhri sebagai direktur administrasi dan keuangan. Juga sekaligus untuk Moh Nur Wahyudi sebagai anggota Dewan Pengawas. 

Sutiaji menekankan, PDAM Kota Malang sebagai perusahaan daerah mempunyai peran ganda. Di satu sisi sebagai institusi layanan publik maka misi sosial tetap diperhatikan. Namun, di sisi lain juga berorientasi ekonomi. Yakni untuk mendapatkan profit atau keuntungan yang bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Dia juga menyampaikan harapannya kepada seluruh jajaran direksi dan dewan pengawas PDAM Kota Malang untuk dapat melakukan pembenahan dan perbaikan secara komprehensif. Terutama demi peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan PDAM Kota Malang kepada masyarakat. "Secara internal, langkah yang harus dilakukan adalah konsolidasi organisasi," ujarnya. 

Langkah yang harus ditempuh yakni membangun komunikasi dan menciptakan harmonisasi, bersatu, melangkah dan bergerak bersama dengan seluruh sumber daya PDAM Kota Malang. Termasuk dengan meningkatkan kualitas kinerjanya.

Hal serupa juga dilakukan untuk tatanan eksternal. Bersama seluruh stakeholder terkait, direktur dan seluruh jajaran manajemen PDAM Kota Malang juga dituntut untuk meningkatkan berbagai percepatan. "Sehingga pengembangan jaringan dan peningkatan kuantitas dan kualitas layanan distribusi produk yang dihasilkan dapat dilaksanakan secara optimal," tegasnya. 

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Kota Malang M. Nor Muhlas mengaku akan melakukan percepatan perbaikan kinerja dan layanan. "Untuk layanan pengaduan langsung, kami merancang akan ada go action. Ada aplikasi PDAM yang bisa diunduh pelanggan. Jadi kalau ada keluhan, ada reaksi cepat teman-teman petugas yang dekat, jadi langsung tertangani," sebutnya.

Muhlas juga menyebut, salah satu hal urgen yang akan diselesaikan adalah masalah sumber daya air. Dia mengakui bahwa saat ini pihaknya masih bergantung pada sumber air dari wilayah sekitar. "Itu menjadi konsentrasi pertama kami. Sehingga masalah sumber air ini clear, jadi pengembangan bisnis pun akan lebih mudah," tuturnya. 

Agenda Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Jajaran Direksi dan Dewan Pengawas PDAM Kota Malang tersebut dilangsungkan hari ini (1/4/2019) di kantor PDAM Kota Malang. Sebanyak tiga direktur dan satu dewan pengawas dilantik Sutiaji yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Wakil Ketua DPRD Kota Malang Fransisca Rahayu Budiwiyarti, Sekretaris Daerah Kota Malang Wasto dan disaksikan jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Malang.

Berdasarkan data yang ada dan menurut SK Walikota Malang No. 188.45 / masing-masing nomor 113 s/d 115 / 35.73.112 / 2019 tentang Pengangkatan Direktur Utama, Direktur Teknik, Direktur Administrasi Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum Kota Malang menetapkan bahwa M. Nor Muhlas sebagai Direktur Utama, Mokhamad Syaifudin Zuhri selaku Direktur Administrasi dan Keuangan serta Ari Mukti selaku Direktur Teknik.

Sedangkan berdasarkan SK Walikota Malang No. 188.45 / 116 / 35.73.112/ 2019 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Pengawas PDAM Kota Malang dari Unsur Independen menetapkan Moh Nur Wahyudi, MPd selaku Dewan Pengawas. 

End of content

No more pages to load