Ilustrasi pencurian (mspoweruser)
Ilustrasi pencurian (mspoweruser)

MALANGTIMES - Masyarakat nampaknya harus lebih berhati-hati lagi ketika berpergian menaiki kendaraan umum. 

Terlebih lagi, ketika mereka berpergian jarak jauh. 

Sebab, meskipun dalam situasi ramai, seperti di kendaran umum, kejahatan jalanan tetap bisa saja mengincar mereka.

Seperti kejadian yang dialami oleh Rudyanto, warga Jalan Palmerah, XI, RT 1 RW 8, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Pria 41 tahun tersebut menjadi korban pencurian saat dalam perjalanan menuju ke Kota Malang. 

Laptop miliknya raib tanpa jejak saat berada di dalam bus. 

Kejadian tersebut bermula saat korban menumpangi Bus Rosalia Indah dari Yogjakarta pada 30 Maret 2019.

Dalam perjalanan, korban yang merasa kelelahan, akhirnya tertidur  pulas hingga sampai ke Kota Malang. 

Korban saat itu juga membawa sebuah tas yang di dalamnya terdapat sebuah laptop  merek HP840 G3. 

Dan saat itu, posisi tas korban diletakkan berada disebelah korban.

Sampai di Kota Malang, korban yang terbangun dari tidurnya dan turun di terminal,  masih tidak sadar jika saat itu ia telah menjadi korban pencurian. 

Korban begitu kaget setelah smapi dirumah, Dimana saat itu ia akan memakai laptop milikinya.

Ketika ia membuka tas, betapa shocknya korban mendapati laptopnya berubah menjadi keramik yang dibungkus kertas koran. 

Dari situ, korban lantas segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Malang Kota pada 31 Maret 2019.

Kasubbag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni, membenarkan adanya laporan tersebut. 

Dari hasil laporan, korban mengalami kerugian sekitar Rp 12 juta.

"Kasusnya saat ini sudah dalam penanganan petugas. Penyelidikan masih dilakukan. Kami kembali mengimbau agar masyarakat terus berhati-hati. Dan jika membawa barang berharga, letakkan di tempat-tempat yang aman dan bisa terpantau. Jangan memperlihatkan barang-barang berharga yang bisa mengundang kejahatan," pungkasnya.