Asa Pembangunan Lanjutan JLS di Depan Mata

Apr 01, 2019 11:36
JLS Kabupaten Malang bersiap dilanjutkan lagi, sehingga akan semakin membuka akses ke wisata pantai selatan (dok MalangTIMES)
JLS Kabupaten Malang bersiap dilanjutkan lagi, sehingga akan semakin membuka akses ke wisata pantai selatan (dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Rencana kelanjutan jalur lintas selatan (JLS) yang sempat terhenti beberapa tahun lalu, menampakkan kembali asanya. Setelah mencuat kabar terkait pembangunan lanjutan JLS sudah masuk tahap lelang. Tinggal menunggu informasi terkait pemenang lelang dan waktu pelaksanaan pembangunan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Romdhoni kepada MalangTIMES. Dirinya menyampaikan, kelanjutan pembangunan JLS tampak mulai terealisasi.

"Informasi terakhir dari Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) sudah lelang. Tinggal menunggu hasilnya sehingga proyek nasional JLS ini tinggal tunggu waktu saja pelaksanaannya," kata mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Malang, Senin (01/04/2019).

Adanya informasi dari BBJN tersebut, tentunya disambut gembira Pemerintah Kabupaten Malang. Pasalnya, pembangunan JLS yang sudah terlaksana dan melintasi Sumbermanjing Wetan, Gedangan dan Bantur akan diteruskan. Sehingga konektivitas JLS akan benar-benar terwujud dalam upaya membuka seluasnya akses pariwisata pantai selatan dari berbagai arah.

Disinggung terkait desain perencanaan kelanjutan JLS, Romdhoni mengatakan, masih mengacu pada desain awal yang telah dibuat DPUBM Kabupaten Malang di tahun lalu. Dimana, dari desain perencanaan, proses kelanjutan pembangunan JLS akan dilakukan dari perempatan Balekambang menuju ke Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo.

"Masih pakai desain rencana lama yang kita buat. Indeks yang digunakan juga sama dengan pembangunan JLS yang sudah terbangun," ujar Romdhoni.
Seperti diketahui JLS yang telah terbangun beberapa tahun lalu memiliki spesifikasi lebar jalan antara 7 meter sampai 8 meter. Rencana kelanjutan JLS pun akan disesuaikan untuk lebar jalannya, dengan panjang yang akan dibangun sekitar 22 kilometer (Km).

Sedangkan untuk mempercepat konektivitas JLS, pihak DPUBM Kabupaten Malang pun kini terus menyelesaikan pembangunan di koridor tengah. Yakni penyelesaian pembangunan jembatan dan jalan alternatif Srigonco. Sementara untuk koridor barat, DED (detail engineering design) juga sudah terselesaikan.

Apabila pembangunan tersebut terselesaikan, maka JLS dari daerah lain, misalnya Blitar ke Malang akan terhubung. "Jadi memang nantinya JLS di wilayah Jawa Timur bisa terhubung dan tentunya akan membuat jalur pariwisata kita semakin terbuka lebar," ujar Romdhoni.

Dirinya juga berharap, pembangunan kelanjutan JLS bisa dimulai di bulan April. "Harapan kita seperti itu. Di tingkat Kementerian PUPR (pekerjaan umum dan perumahan rakyat) pun sedang menunggu hasil pengumuman dan ketetapan siapa pemenangnya. Setelah itu akan dilanjutkan,” pungkasnya.

Topik
MalangBerita MalangPembangunan Lanjutan JLSJalur Lintas SelatanBalai Besar Jalan NasionalDinas Pekerjaan Umum Bina MargaKabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru