PKL Masih Bandel, Satpol PP Siap Ambil Tindakan

Mar 31, 2019 20:16
Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Jl. Ade Irma Suryani (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)
Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Jl. Ade Irma Suryani (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pedagang kaki lima (PKL) tak jarang masih bandel dan menempati kawasan yang dilarang. Pemerintah Kota Malang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pun bakal mengambil tindakan tegas.

Baca Juga : Per Hari Ini Kasus Positif Covid-19 Ditemukan di 23 Provinsi, Total 5.136 Penderita

Kepala Satpol PP Kota Malang Priyadi menjelaskan, ada beberapa kawasan yang memang dalam aturan dilarang dan masuk dalam zona bebas PKL. Di sisi lain, ada kawasan yang tak mendapat larangan tapi juga banyak mendapat protes dari warga.

"Untuk PKL yang bandel, seperti berjualan di kawasan Car Free Day pasti selalu ditindak, dan petugas kami selalu patroli. Sekarang kan di kawasan CFD sudah tidak sepadat dulu dan selalu kami tertibkan, terutama untuk akses penting ke rumah sakit dan gereja," katanya.

Pria berkacamata itu juga menyampaikan, sejauh ini ada beberapa kawasan yang banyak dimanfaatkan untuk berjualan PKL. Namun secara hukum tidak masuk dalam ranah satpol PP. Sehingga sebagai penegak perda,  pihaknya tidak dapat melakukan tindakan tegas.

Beberapa kawasan itu di antaranya adalah daerah pasar. Kawasan yang tak jauh dari pasar selalu saja ramai dengan PKL yang selama ini juga banyak dikeluhkan oleh warga, utamanya pejalan kaki, karena sering menyebabkan kemacetan.

"Seperti di Jl Ade Irma Suryani. Tapi kami tidak bisa menindak karena itu ranah Dinas Perdagangan. Mstinya wastib (petugas pengawas dan ketertiban) Dinas Perdagangan yang menindak. Kami tidak bisa," jelas Priyadi.

Baca Juga : Rektor UMM Merespons Desas-desus Pergantian WR III dan Kursi Baru WR IV

Kawasan yang selalu ramai dengan pedagang buah-buahan itu memang selalu ramai sejak pagi hingga sore, bahkan malam hari. Di bagian jalan kanan dan kiri pun ramai dengan pedagang yang berjualan. "Kecuali ada laporan resmi dari warga dan itu meresahkan. Baru kami bisa bertindak," ucapya.

Lebih jauh Priyadi memaparkan, penertiban terhadap PKL membandel selalu dilakukan. Petugas pun selalu melakukan patroli dan membersihkan setiap kawasan. Terutama yang menang dilarang untuk menjadi area berjualan.

"Ring satu sama sekali tidak boleh ada PKL. Kalau bandel, langsung kami tindak. Selama ini petugas selalu patroli dan pasti ada saja yang kena. Di Alun-Alun Kota Malang, petugas kami juga jaga," pungkasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Penertiban PKL di Kota MalangBebas PKL di kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru