Warga memilih memanjat pagar untuk menghindari banjir yang terjadi di Kota Malang. (Foto: Dokumen MalangTIMES)

Warga memilih memanjat pagar untuk menghindari banjir yang terjadi di Kota Malang. (Foto: Dokumen MalangTIMES)



MALANGTIMES - Hujan deras berdurasi sekitar satu jam yang mengguyur Kota Malang menimbulkan banjir di sejumlah lokasi. Berdasarkan pendataan awal Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kota Malang hingga pukul 18.30 WIB, hari ini (28/3/2019) setidaknya ada 17 titik yang terendam air dengan ketinggian beragam. 

Plt Kepala BPBD Kota Malang Handi Priyanto mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya terus mendata wilayah yang terdampak banjir. Beberapa titik banjir yang telah teridentifikasi yakni di Jalan A Yani, Letjend S Parman, Bantaran, Letjend Sutoyo, Sulfat, Mawar Gang IV, Candi Kalasan, Industri Barat, dan Borobudur Gang X. Banjir juga terjadi di Jalan Plaosan Barat, Bungur, Veteran, Soekarno-Hatta, Pekalongan Dalam, Simpang Setaman dan Selorejo. 

"Tim Reaksi Cepat (TRC) sudah turun ke semua titik. Assessment juga sedang dilakukan untuk mengetahui ada atau tidak kerugian material atas banjir ini," ujar Handi. 

Meski belum menerima laporan terbaru terkait jumlah rumah warga yang terdampak, pihak BPBD Kota Malang telah menyiapkan bantuan. Bantuan yang dimaksud yakni kebutuhan untuk kondisi darurat seperti sembako, selimut dan pakaian bersih, dan lain-lain. "Ini nanti juga ada penyaluran bantuan untuk korban banjir sesuai kebutuhan dari hasil assessment tim di lapangan," tambahnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, banjir kembali terjadi di Kota Malang bersamaan dengan hujan deras yang turun di wilayah tersebut, Kamis (28/3/2019) sore. Sejumlah titik terendam air hingga ketinggian leher orang dewasa meskipun hujan hanya berlangsung sekitar 1 jam.

End of content

No more pages to load