MALANGTIMES - Memasuki akhir bulan, antrean pelaporan surat pemberitahuan (SPT) pajak pribadi di sejumlah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di wilayah Malang Raya dipadati wajib pajak (WP). Tak jarang, antrean pelayanan tersebut sampai mengular. 

Pekan ini, Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (DJP) jawa Timur III menyediakan layanan khusus untuk mempermudah wajib pajak (WP) melaporkan SPT. Layanan yang diberi nama 'Pojok Pajak' tersebut digelar di lobi kantor DJP Jatim III pada 25-29 Maret 2019.

Kepala Bidang Pelayanan Penyuluhan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jatim III Eko Budihartono mengatakan layanan ini sengaja dibuka. Harapannya, untuk memecah keramaian antrean warga yang ingin melapor SPT Tahunan di sejumlah KPP. 

"Sebenarnya di masing-masing KPP sudah ada pelayanan pelaporan SPT. Namun, antreannya cukup panjang. Nah, kami memberikan layanan ini untuk memudahkan wajib pajak melaporkan SPT," kata Eko. 

Meski baru dibuka, layanan Pojok Pajak langsung diserbu masyarakat, khususnya di pagi hari. Melihat hal itu, Eko menilai antusiasme masyarakat melaporkan SPT cukup tinggi. "Kesadaran masyarakat lapor SPT sangat bagus. Dulu sistemnya semua laporan manual, sekarang sudah bisa lapor melalui e-Filing atau online," tuturnya.

Pelaporan melalui online, sambung Eko, juga semakin memudahkan wajib pajak. Sehingga mereka tidak perlu datang ke kantor pajak untuk menjalani antrean. Selain itu, lapor SPT bisa dilakukan kapanpun dan dimana saja menggunakan telepon seluler. 

"Layanan pojok pajak ini juga membantu masyarakat mendapatkan efin untuk lapor SPT secara online. Petugas juga siap memandu masyarakat yang ingin melaporkan secara mandiri melalui handphone," ujarnya. 

Pihaknya berharap masyarakat yang belum lapor SPT bisa segera memanfaatkan layanan tersebut. Sebab batas akhir pelaporan SPT wajib pajak perorangan hingga 31 Maret mendatang. Saat ini, di wilayah Kanwil DJP Jatim III tercatat sekitar 50 persen wajib pajak yang sudah melapor. 

"Tetapi kami optimis hingga akhir Maret nanti seluruh wajib pajak telah melaporkan SPT-nya, khususnya bagi mereka yang lapor lewat e-filing. Datanya belum bisa dikompilasi semua, melihat tahun lalu bagus, mudah-mudahan tahun ini juga," pungkasnya.