Suryono tersangka pengecer judi saat diamankan polisi, Kecamatan Dampit (Foto : Polsek Dampit for MalangTIMES)

Suryono tersangka pengecer judi saat diamankan polisi, Kecamatan Dampit (Foto : Polsek Dampit for MalangTIMES)



MALANGTIMES - Terdesak kebutuhan ekonomi, membuat Suryono warga lingkungan Sumbersekar, Kelurahan/Kecamatan Dampit ini, nekat mencari uang demi menghidupi keluarganya dengan cara haram. Akibat perbuatannya, pelaku kini harus berurusan dengan polisi.

“Tersangka kami amankan karena terlibat jaringan perjudian, yang bersangkutan kami ringkus setelah melayani seorang penomboknya,” kata Kapolsek Dampit, AKP Amung Sri Wulandari, Rabu (27/3/2019).

Kasus ini terungkap setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat, jika di wilayah Kecamatan Dampit marak ditemukan praktik judi jenis togel (toto gelap). Berangkat dari keluhan itulah, personel kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Dampit diterjunkan ke lapangan, guna proses penyelidikan.

Hasilnya, polisi mendapat keterangan jika seorang pengecer togel jenis kupon putih diketahui bernama Suryono. Tanpa menunggu lama, petugas seketika meringkus tersangka saat berada dirumahnya yang berlokasi di Lingkungan Sumbersekar.

Ketika diamankan pada awal pekan lalu, pelaku kedapatan baru saja melayani seorang penomboknya dan hendak menyetor uang tombokan. Lantaran tertangkap tangan, tersangka hanya bisa pasrah saat diglandang polisi ke Mapolsek Dampit.

Dari tangan pria 48 tahun itu, polisi menyita beberapa barang bukti. Diantaranya selembar kertas rekapan nomor judi, satu bolpoin, satu unit handphone, dan uang hasil tombokan senilai Rp 150 ribu. “Semua barang bukti tersebut, kami dapat dari saku celana pelaku sesaat setelah melayani para penombok,” sambung Sri.

Perwira polisi dengan pangkat tiga balok dibahu ini menegaskan, jika pihaknya masih terus melakukan pengembangan. Sebab diduga kuat praktik judi togel ini memiliki banyak jaringan. “Kasus ini masih dalam proses penyidikan. Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian. Ancaman hukumannya diatas 5 tahun kurungan penjara," tegas mantan Kapolsek Pakisaji ini.

Dihadapan penyidik, Suryono mengaku sudah menjalankan bisnis haram tersebut, selama dua bulan sebelum akhirnya diamankan anggota kepolisian. Modusnya, pelaku merekap semua nomor dan menerima uang dari para penomboknya. Kemudian nomor rekapan tersebut disetorkan kepada seorang bandar, melalui sistim online yang sudah disediakan. “Saya terpaksa menjadi pengecer togel, saya melakoni ini demi memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar tersangka saat dimintai keterangan polisi.

 

End of content

No more pages to load