Jajaran Komisi II DPR RI berfoto bersama dengan Dirjen Kependudukan Catatan Sipil serta jajaran Pemerintah Kabupaten Malang usai melakukan kunjungan kerja di Pringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)
Jajaran Komisi II DPR RI berfoto bersama dengan Dirjen Kependudukan Catatan Sipil serta jajaran Pemerintah Kabupaten Malang usai melakukan kunjungan kerja di Pringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Tinjau kesiapan pemilihan umum (Pemilu), Komisi II DPR RI datangi Kabupaten Malang. 

Baca Juga : Ini Jawaban Ustaz Yusuf Mansur saat Ditanya Apakah Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Sederet persiapan jelang pesta demokrasi itu pun dicek ulang untuk memastikan tidak akan ada gangguan. 

Mengingat pemilu kali ini merupakan yang perdana dilaksanakan secara serentak.

Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin Amali menyebut Kabupaten Malang merupakan daerah dengan daftar pemilih tetap (DPT)  terbesar setelah Bogor dan Surabaya. 

Sehingga perlu untuk mendapat perhatian lebih untuk mencegah hal yang tak diinginkan sepanjang proses pemilu.

"Dan setelah dicek langsung, pemerintah Kabupaten Malang sudah menyampaikan kesiapan mereka," terangnya pada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Malang yang dalam hal ini diwakili Sekretaris Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono di Pringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (26/3/2019).

Menurutnya tidak ada masalah berarti di Kabupaten Malang. 

Logistik pun sudah didistribusikan ke lokasinya masing-masing. 

Meskipun masih ada beberapa keluhan berkaitan dengan gudang penyimpanan yang dinilai masih kurang representatif.

Baca Juga : Dewan Dorong Pemkot Malang Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19

"Tadi dikatakan gudang masih kurang representatif, saya rasa itu masalah di banyak daerah. Dan ke depan memang harus diperbaiki," jelasnya.

Lebih jauh Zainudin menyampaikan perihal fasilitas pindah pilih yang sampai sekarang juga masih menjadi pertanyaan. 

Dia pun belum dapat banyak berkomentar karena Mahkamah Konstitusi baru akan menetapkan cara mainnya dalam pekan ini.

"Terkait pindah pilih masih akan diputuskan Mahkamah Konstitusi, mungkin besok atau lusa," paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono menambahkan, Kabupaten Malang sudah siap 100 persen dalam menghadapi Pemilu 2019. 

Dia pun menjamin pemilu tahun ini akan berlangsung damai.

"Kami selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjamin proses pemilu yang damai," urainya.