Capres RI nomor urut 01 Joko Widodo saat berorasi di GOR Ken Arok, Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Capres RI nomor urut 01 Joko Widodo saat berorasi di GOR Ken Arok, Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Masa kampanye terbuka tampaknya digunakan Calon Presiden (Capres) RI nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) untuk secara terang-terangnya menyerang rivalnya, Capres RI nomor urut 02 Prabowo Subianto. Seperti saat hadir dalam kampanye tertutup di GOR Ken Arok, Kota Malang pada Senin (25/3/2019) malam, Jokowi secara tersirat mempertanyakan kelayakan Prabowo. 

Baca Juga : Ini Jawaban Ustaz Yusuf Mansur saat Ditanya Apakah Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Pada awal orasi politiknya, Jokowi menguraikan soal keragaman Indonesia. "Indonesia ini negara besar, oleh sebab itu jangan sampai negara sebesar ini dinahkodai oleh yang belum berpengalaman. Jangan coba-coba karena menyangkut 269 juta penduduk Indonesia," ujarnya. 

"Masak kita mau coba-coba untuk nasib penduduk Indonesia," tambahnya dengan nada bertanya yang disambut dengan sorakan dari massa pendukung yang hadir. Dia pun lantas menguraikan kisah perjalanan politiknya mulai dari sebelum menjabat sebagai Wali Kota Solo pada 2005 silam. 

Menurut Jokowi, dia membutuhkan waktu adaptasi dari dunia usaha ke dunia politik selama dua tahun awal menjabat sebagai wali kota. "Saat saya dari dunia usaha lalu masuk ke pemerintahan saya belajar hampir dua tahun karena berbeda. Padahal itu dalam satu kota. Lha ini 269 juta penduduk kok coba-coba. Tidak mudah," sebutnya.

Imbauan juga kembali disampaikan suami Iriana itu. Yakni soal kerukunan yang harus dijaga selama momen Pemilu 2019 ini. Terlebih, aset terbesar bangsa Indonesia adalah persatuan, kerukunan, dan keberagaman. 

Baca Juga : Dewan Dorong Pemkot Malang Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19

"Jangan sampai kita ini karena urusan politik, terpecah karena pesta demokrasi. Ada yang karena beda pilihan gubernur, beda pilihan presiden antar tetangga nggak saling omong, nggak saling sapa. Jangan sampai itu terjadi di Malang Raya," tegasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi hadir dalam agenda kampanye tertutup di GOR Ken Arok, Kota Malang, Senin (25/3/2019) malam. Jokowi sendiri memberikan paparan sekitar 30 menit. Sebelumnya, Jokowi hadir pula di Alun-Alun Banyuwangi dan GOR Jember.