Capres RI nomor urut 01 Joko Widodo saat berorasi di GOR Ken Arok, Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Capres RI nomor urut 01 Joko Widodo saat berorasi di GOR Ken Arok, Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Calon Presiden (Capres) RI nomor urut 1 Joko Widodo (Jokowi) langsung mengumbar beragam pujian untuk Malang Raya saat menghadiri agenda kampanye tertutup. Salah satunya, soal hubungan mesra antara Masjid Agung Jami' Kota Malang dan Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Immanuel. 

"Saya sangat menghargai Malang sebagai miniatur Indonesia. Di sini ada bermacam suku dan agama," ujar Jokowi saat hadir di GOR Ken Arok, Kota Malang, Senin (25/3/2019) malam. Jokowi menyebut, dalam perjalanan sejarah Malang Raya tidak ada konflik sosial yang berkaitan dengan SARA. "Sepanjang perjalanan sejarah, semua di Malang bersatu rukun bersaudara," tuturnya.

Baca Juga : Ini Jawaban Ustaz Yusuf Mansur saat Ditanya Apakah Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Dia mengungkapkan bahwa mentalitas sebangsa setanah air itu sudah dicitrakan pula oleh keberadaan Masjid Agung Jami' Kota Malang dan GPIB Immanuel. "Di Malang ini ada Masjid Jami dan Gereja Immanuel berjejer, rukun. Ini harus dicontoh kota dan daerah lain di Indonesia," ujar Jokowi yang datang didampingi oleh istrinya, Iriana. 

Jokowi kembali menguraikan paparan khasnya terkait kekayaan khasanah budaya dan keragaman Indonesia. Mulai dari adanya 714 suku dan 1.100 lebih bahasa daerah. "Kadang-kadang saya pusing. Di sini ngapalin (menghapal sapaan khas) pindah kota di satu provinsi saja sudah beda lagi. Padahal saya ingin menyapa menggunakan bahasa daerah di setiap kunjungan," paparnya.

Selain soal kerukunan antar umat beragama, Jokowi juga memuji potensi Malang Raya. "Malang adalah salah satu barometer seni, olahraga, kuliner dan politik. Malang adalah prioritas dan mendapatkan perhatian dari kami sehingga kami datangi di hari pertama ini," sebutnya. 

Berdasarkan laporan panitia kegiatan, tak kurang dari 10 ribu simpatisan dan relawan yang hadir dalam kampanye tertutup itu. Jokowi sendiri memberikan paparan sekitar 30 menit. Simpatisan yang didominasi ibu-ibu tersebut juga tampak heboh sejak acara dimulai. Bahkan, Jokowi sempat kesulitan menuju ke panggung karena banyaknya relawan yang ingin berfoto. 

Dalam agenda tersebut, sejumlah tokoh nasional turut hadir. Mulai dari Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erik Thohir, Ketua PP Muslimat NU/ Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim Mahfud Arifin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Sekjen PDIP Hasto Kristianto, Ketua TKD Kota Malang Ahmad Wanedi. 

Baca Juga : Dewan Dorong Pemkot Malang Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19

Jajaran pimpinan daerah Malang Raya juga tampak hadir. Yakni Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Wakil Bupati Malang Sanusi, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Ketua PWNU Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar, CEO Arema Agoes Suryanto, dan lain-lain.