Kondisi jalan menuju Coban Pelangi yang mengalami longsor akibat tergerus air hujan, Kecamatan Poncokusumo (Foto : PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Kondisi jalan menuju Coban Pelangi yang mengalami longsor akibat tergerus air hujan, Kecamatan Poncokusumo (Foto : PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bagi kalian yang hendak menghabiskan waktu liburan ke objek wisata Coban Pelangi, sebaiknya lebih berhati-hati. Hal ini dikarenakan, sebagian akses jalan menuju objek wisata alam yang berlokasi di Dusun/Desa Ngadas Kecamatan Poncokusumo ini, baru saja mengalami longsor, Senin (25/3/2019) sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, insiden ini terjadi sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Ssaat sebelum kejadian, hujan sempat menguyur wilayah Kecamatan Poncokusumo selama beberapa hari. Hal inilah yang diduga kuat menyebabkan lereng jurang yang ada disamping jalan beraspal setelah Coban Pelangi, roboh dan mengakibatkan sebagian aspal rusak parah.

“Dari informasi yang kami terima, selain karena diterjang hujan. Diketahui beberapa saluran air di ekitar lokasi kejadian bocor. Akibatnya, tanah menjadi tergerus dan menyebabkan longsor,” kata Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, Mudji Utomo.

Mengetahui insiden ini, beberapa tim gabungan dari PMI, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Malang, perangkat desa setempat, petugas kepolisian, serta berbagai instansi terkait dikerahkan kelokasi kejadian. “Ruas jalan menuju Coban Pelangi yang ambrol sepanjang 15 meter, kedalaman mencapai 6 meter hingga 15 meter,” sambung Utomo kepada MalangTIMES.

Sementara itu, Kapolsek Poncokusumo, AKP Octa Panjaitan menuturkan, dari proses pendalaman bersama beberapa instansi terkait, sepanjang 15 meter ruas jalan sebelum maupun sesudah titik longsor. Masuk dalam kategori rawan longsor susulan. Namun demikian, tidak ada korban atas insiden longsor yang terjadi sore tadi. “Saya mengimbau agar pengguna jalan lebih berhati-hati, sementara ini akses jalan yang bisa dilalui hanya selebar 2 meter saja,” terang Octa.

Perwira polisi dengan pangkat tiga balok dibahu ini menambahkan, guna meminimalisir longsor susulan. Pihaknya sudah menginstruksikan anggotanya, untuk melakukan penjagaan disekitar lokasi kejadian. Selain itu, beberapa tim gabungan yang terlibat juga dikerahkan untuk melakukan pembersihan material longsor. “Sembari menunggu proses evakuasi, disepanjang jalan yang mengalami longsor sudah kami pasang garis polisi,“ pungkasnya.