Helm yang terdapat di atas sepeda motor tertutup kantong plastik merah yang terparkir di area SMAN 1 Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Helm yang terdapat di atas sepeda motor tertutup kantong plastik merah yang terparkir di area SMAN 1 Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Meskipun sepele tapi juru parkir (jukir) di area SMAN 1 Kota Batu, Jalan Agus Salim, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu ini punya inovasi. Setiap kali akan hujan, jukir di sana siaga dengan menutupi helm dimasing-masing sepeda motor dengan kantong plastik merah. 

Hal itu terlihat pada Senin (25/3/2019) saat cuaca mulai mendung pemandangan di samping SMAN 1 Kota Batu itu berjajar-jajar motor di atas, terdapat helm tertutup rapat dengan kantong plastik warna merah. Tindakan ini mendapat apresiasi banyak orang khususnya para siswa dan guru yang setiap hari memanfaatkan jasa para jukir ini. 

“Helm ini kita tutup pakai kantong plastik karena kami merasa kasihan, setiap turun hujan selalu basah,” kata Suroso, Jukir di area SMAN 1 Batu.

Rasa kasihan itu muncul karena jika setiap hari hujan, helm mereka akan basah. Padahal itu juga dipakai setiap hari ke sekolah. 

“Mulai dari situ tercetuslah ide kalau dibungkus dengan kantong plastik saja saat cuaca mulai mendung,” imbuhnya.

Lalu biaya darimana yang digunakan oleh jukir itu? Mereka ternyata menggunakan uang dari hasil uang parkir setiap harinya. Sebab memang di sana setiap harinya banyak sepeda motor yang parkir.

“Kantong plastik ini kita sediakan puluhan. Uangnya beli kantong plastik ini dari hasil uang parkir,” jelas Suroso. 

Tarif setiap parkir itu sebesar Rp 2 ribu per motor. Akan tetapi tidak ditargetkan, sebab terkadang ada pelajar seusai pulang sekolah ternyata kehabisan uang saku.

“Tarifnya memang Rp 2 ribu. Tapi kalau enggak ada ya seikhlasnya, karena kita hanya menyiapkan kaleng untuk meletakkan uang. Sehingga kadang ada yang kasih Rp 1.000 sampai Rp 2 ribu. Walaupun enggak ya gak masalah,” imbuh bapak tiga anak ini.