Presiden RI Joko widodo ( sumber :www.liputanaceh.com)
Presiden RI Joko widodo ( sumber :www.liputanaceh.com)

MALANGTIMES - Kehadiran Calon Presiden (Capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) di Kota Malang dipastikan akan menarik animo simpatisan dan masyarakat. Meski kegiatan tersebut berupa kampanye tertutup, panitia pelaksana memprediksi massa yang hadir bakal mencapai sekitar 10 ribu orang. 

Baca Juga : Ini Jawaban Ustaz Yusuf Mansur saat Ditanya Apakah Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Ketua DPC PDIP Kota Malang I Made Rian Diana Kartika mengungkapkan bahwa saat ini panitia tengah melakukan persiapan menjelang kedatangan Jokowi. "(Perkiraan massa) 10 ribuan. Baik dari partai koalisi, relawan dan elemen masyarakat," ujar Made melalui pesan tertulis, hari ini (25/3/2019).

Selain itu, dipastikan Jokowi tidak akan melakukan konvoi menuju lokasi di GOR Ken Arok, Kota Malang. "Nggak ada (iring-iringan) langsung ke lokasi," sebutnya. Seperti diketahui, agenda tersebut bakal dihadiri oleh Tim Kampanye Daerah (TKD) Malang Raya, TKD Jawa Timur, para ketua umum dan anggota organ relawan Front Nasionalis Bersatu (FNB) dan Relawan Jokowi-Ma'ruf (RJM) di wilayah tersebut. 

Ketua TKD Kota Malang Ahmad Wanedi menyatakan pihaknya akan mengikuti aturan atau regulasi yang berlaku terkait dengan kampanye. "Kami persiapkan tempat bagi sekitar 3 ribu orang sesuai dengan regulasi yang ada. Tetapi jika animo masyarakat yang datang melebihi batasan yang ditetapkan maka kami juga tidak bisa menolak meskipun kami sudah melakukan antisipasi," ungkapnya dalam konferensi pers, kemarin (24/3/2019). 

Baca Juga : Dewan Dorong Pemkot Malang Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19

Wanedi mengaku telah mempersiapkan tiga buah layar lebar di sekitar gedung GOR Ken Arok sebagai fasilitas bagi masyarakat pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang tidak bisa masuk ke dalam areal GOR Ken Arok saat dilaksanakan kampanye tertutup.

Wanedi juga menegaskan pihak panitia setelah berkoordinasi dengan pihak keamanan terkait dengan pola keamanan yang sesuai dengan standar baik itu pengamanan Kepala Negara ataupun pengamanan Calon Presiden. "Semoga kampanye tertutup bisa berjalan dengan aman lancar dan aman dengan suasana yang menggembirakan karena ini merupakan pesta sehingga harus dirayakan dengan suasana yang gembira," pungkas Wanedi.