Wali Kota Malang, Sutiaji saat dimintai keterangan oleh wartawan, Selasa (8/1/2019) (foto: Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Wali Kota Malang, Sutiaji saat dimintai keterangan oleh wartawan, Selasa (8/1/2019) (foto: Pipit Anggraeni/MalangTIMES).



MALANGTIMES - Tahapan seleksi calon direksi PDAM Kota Malang telah usai. Sembilan kandidat yang berebut tiga kursi di perusahaan daerah itu pun sudah melakukan wawancara dengan Wali Kota Malang, Sutiaji. Sesuai jadwal, Senin (25/3/2019) mendatang hasil seleksi itu akan diumumkan panitia seleksi (Pansel).

Wali Kota Malang, Sutiaji menjelaskan, sosok yang dipertimbangkan untuk menduduki kursi jajaran direksi di PDAM adalah mereka yang memang memiliki kemampuan kepemimpinan yang cakap. Selain itu, hasil wawancara yang ia lakukan bukan menjadi satu-satunya dasar terpilihnya calon untuk menduduki kursi direksi PDAM Kota Malang.

"Pilihan berbasis kompetensi, dan rekomendasi pansel sangat diperhatikan. Karena semuanya pasti sudah berproses, dan lengkap itu nilai serta dokumennya," kata Sutiaji pada wartawan.

Dia juga menegaskan jika para calon yang terpilih nantinya harus menguasai betul medan yang ada di lapangan. Sehingga saat sebelum dilantik, calon yang terpilih wajib melakukan lelang kinerja yang harus berdasarkan pada kebutuhan yang ada di lapangan.

Sementara itu, nama-nama calon yang sebelumnya lolos tahapan administrasi serta uji kelayakan dan kepatutan (UKK) adalah Anita Sari, M. Nor Muhlas, dan Oni Dwi Arianto yang akan bersaing sebagai calon direktur utama PDAM Kota Malang.

Selanjutnya Ari Mukti, Mohammad Fauzan Indrawan, dan Nang Widyatmoko yang akan berebut kursi direktur teknik. Sedangkan untuk kursi direktur administrasi dan keuangan diperebutkan oleh Dwi Ekasari Harmadji, Herianto, dan Mokhamad Syaifudin Zuhri. 

End of content

No more pages to load