Sikapi Berita Jalan Rusak, Bina Marga: Memang Belum Semua Permanen Total, Hujan Juga Berpengaruh

MALANGTIMES - Menyikapi keluhan masyarakat terhadap jalan rusak, semisal di wilayah Pakis yang dipicu oleh proyek pembangunan jalan Tol Malang-Pandaan (Mapan), Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang akhirnya angkat bicara.

Walaupun sebenarnya telah menyampaikan persoalan terkait hal tersebut beberapa waktu lalu, tapi adanya keluhan tersebut tetap menjadi prioritas yang harus dijawab oleh dinas di bawah kendali Romdhoni ini.

Atas dasar itulah, secara langsung Romdhoni Kepala DPUBM Kabupaten Malang angkat bicara terkait persoalan jalan berlubang di wilayah Pakis. Seperti di ruas jalan Dusun Patoklengki, Desa Bunut Wetan, Pakis, yang menurut warga kerap terjadi kecelakaan lalu lintas dikarenakan jalan rusak dan berlubang.

"Terkait hal tersebut kita bersama pihak pengelola pembangunan jalan tol telah menyepakati perbaikan jalan rusak karena itu. Sebagian telah dilakukan perbaikan, lainnya memang belum permanen. Jadi bertahap dalam menanggapi harapan warga," kata Romdhoni, Rabu (20/03/2019) kepada MalangTIMES.

Persoalan belum tuntasnya perbaikan jalan rusak yang dikeluhkan masyarakat tersebut, juga dipicu dengan intensitas hujan yang masih tinggi. Faktor tersebut tidak bisa diabaikan dalam proses perbaikan jalan. Selain tidak efektif dalam pengerjaan juga beresiko cepat rusaknya kembali jalan yang diperbaiki.

"Pihak pengelola pembangunan jalan tol dimungkinkan juga berpedoman pada itu. Sama seperti kita dalam melakukan perbaikan jalan rusak. Selain tentunya ada prioritas-prioritas yang harus didahulukan perbaikannya. Ini perlu dipahami bersama," ujar Romdhoni yang juga mengatakan, walau dengan kondisi tersebut pihak DPUBM Kabupaten Malang tetap melakukan pemeliharaan jalan rusak. Khususnya dalam proses tambal sulam jalan berlubang.

"Tapi, sekali lagi saya sampaikan memang belum semua bisa dipermanenkan saat ini," ucap mantan Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang ini.

Selain menyampaikan tanggapan atas keluhan masyarakat terkait jalan rusak, Romdhoni juga menyampaikan berbagai proyek di dinasnya dalam proses-proses pemeliharaan sampai pembangunan jalan di wilayah Kabupaten Malang sudah mulai masuk tahap pelelangan.

"Iya ada sekitar 20 paket proyek yang dalam proses lelang di LPSE saat ini. Dikarenakan ada sistem baru dalam  pengadaan sehingga tentunya membutuhkan waktu. Kita lakukan secara bertahap dengan kebutuhan dan rencana kerja kita," pungkasnya.

 

Top