MALANGTIMES - Minuman keras (miras) kembali memakan korban. Kali ini giliran Agus Budiyanto warga Dusun Palung Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) yang terkena imbasnya.

Pria yang saat ini berusia 37 tahun ini, baru saja menjadi samsak hidup lantaran dianiaya oleh dua orang yang tidak dikenalnya. Diperoleh keterangan, aksi penganiayaan yang dialami korban terjadi pada akhir pekan lalu.

Ketika itu, Agus beserta istrinya yang diketahui bernama Titin Sutariyati berniat pulang usai berwisata ke pantai Balekambang. Tepatnya sekitar pukul 17.30, korban yang saat itu mengendarai sepeda motor tiba-tiba dihadang oleh dua orang pemuda, ketika melintas di kawasan Desa Srigonco Kecamatan Bantur.

“Kedua pelaku tiba-tiba mendekati laju kendaraan korban, dan kemudian memukul dan menendangnya sehingga korban terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya,” kata Kapolsek Bantur AKP Yatmo, Kepada MalangTIMES.

Mengetahui sasarannya terjatuh, dua pelaku justru semakin membabi buta untuk menganiaya korban. Agus saat itu tak berdaya, dan hanya bisa pasrah saat dikeroyok tanpa sebab oleh dua pria tersebut. Parahnya helm yang dikenakan korban juga sempat terlepas.

Akibatnya, pria yang saat ini berusia lebih dari kepala tiga tersebut. Mengalami luka lebam dibagian kepala, paha sebelah kiri, serta bibirnya. Usai dianiaya, Agus ditemani sang istri memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke Polsek Bantur.

Mendapat laporan, beberapa personel kepolisian dikerahkan ke lokasi kejadian. Berdasarkan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), serta keterangan berbagai saksi yang dihimpun polisi. Diketahui jika pelakunya mengarah kepada Kusno alias Soglo (46) warga Dusun Watusigar Desa Srigonco Kecamatan Bantur, dan Anton Safari (31) warga Dusun Krajan Desa Srigonco Kecamatan Bantur. “Berangkat dari hasil penyelidikan yang kami peroleh, petugas langsung menangkap kedua tersangka di rumahnya,” sambung Yatmo, Selasa (19/3/2019).

Perwira polisi dengan pangkat tiga balok dibahu ini menambahkan, berdasarkan hasil penyidikan, diketahui jika kedua pelaku saat melakukan penganiayaan dalam kondisi mabuk berat. Dari kesaksiannya, keduanya mengaku baru saja menengak miras disekitar lokasi kejadian. Lantaran tidak terlalu sadar, mereka langsung menganiaya korban tanpa sebab. “Kedua tersangka dijerat pasal 170 KUHP, tentang penganiayaan dan pengeroyokan,” pungkasnya.