Menteri Susi Sentil DPR Terkait Botol Kemasan Plastik

MALANGTIMES - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan sentilan keras terhadap DPR RI. Sentilan sang menteri yang terkenal tegas terhadap para pencuri ikan di wilayah NKRI ini, terjadi dalam sebuah rapat di gedung DPR seperti yang terlihat dari unggahan video akun @susipudjiastuti155.

Dalam video berdurasi 0:59 menit, terlihat Susi berbicara terkait persoalan air minum kemasan botol plastik yang masih disajikan dalam rapat DPR RI.

"Sesuai Peppres No 83 tahun 2018, Presiden sudah memerintahkan pengurangan sampah plastik. Sesuai dengan seluruh kampanye kita, DPR juga bisa dan kita juga semua bisa," ucap Susi sembari perlihatkan kemasan air mineral di depannya.

"DPR ini kan besar setiap kali rapat. Paling tidak seratus botol ini. Kita masih sangat tidak baik recyclenya. Sekarang ada sedotan kertas, bambu dan metal. Jadi semua sampah plastik, hampir 70 persen larinya ke laut," ujar Susi.

Sentilan pemakaian air botol kemasan plastik di rapat DPR tersebut mendapat reaksi positif dari warganet. Melalui akun @susipudjiastuti155, ada 2.298 komentar warganet terkait postingan video sentilan Susi kepada DPR RI.

Yuliaphrodite misalnya, menuliskan apresiasinya atas tindakan Susi di rapat DPR RI tersebut. "Mantap bu, peringatannya langsung, nyata dan tegas. Semoga bisa jadi evaluasi bersama agar sampah plastik bisa berkurang," ucapnya.

Senada, akun Oncieb menuliskan,"...ini baru jilang keren menteri susi. Sangat setuju dengan kampanye mengurangi sampah plastik," ujarnya juga.

Sentilan Susi kepada DPR terkait pemakaian botol kemasan plastik juga diharapkan warganet bisa dilaksanakan. Akun agus_sukma_adi menuliskan, "Semoga yang terhormat anggota DPR memahami dan melaksanakannya ya bu," ucapnya.

Dalan video tersebut, Susi juga menceritakan di lingkungan kementeriannya, penggunaan botol kemasan plastik untuk minum sudah dilarang. Dirinya mengatakan akan mendenda siapapun yang masih mempergunakannya sebesar Rp 500 ribu. "Belum ada terlaksana hingga saat ini karena semuanya patuh," ujarnya yang juga menegaskan sedotan plastik pun menjadi barang terlarang di kementerian yang dipimpinnya.

Postingan video Susi dengan caption, "Dalam rapat DPR saya memanfaatkan waktu jeda sidang untuk mengimbau tentang penggunaan plastik sekali pakai karena Pemerintah perlu menjadi contoh yang baik dan menjadi panutan bagi masyarakat Indonesia untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam setiap pertemuan. Kita mulai dari diri kita sendiri dan Katakan tidak pada plastik sekali pakai seperti botol, sedotan, kemasan lainnya. Mari kita mulai dari sekarang!" banyak mendapat apresiasi warganet.

Top