Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Asih Tri Rachmi Nuswantari. (Foto: Dokumen MalangTIMES)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Asih Tri Rachmi Nuswantari. (Foto: Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bertemu dengan kondisi gawat darurat kadang tak terhindarkan. Misalnya saja saat melihat atau bahkan mengalami kecelakaan lalu lintas. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengimbau agar warga tak panik, dan segera menghubungi personel Public Safety Center (PSC) di nomor 119. 

Kepala Dinkes Kota Malang Asih Tri Rachmi Nuswantari mengungkapkan, saat ini PSC 199 telah memiliki belasan personel dengan dukungan unit-unit ambulance. "PSC 119 ini memang kami optimalkan untuk penanganan kegawatdaruratan. Silahkan nanti warga menghubungi nomor 119, kami telah menyediakan personel dan ambulance gratis bagi masyarakat," sebutnya. 

Perempuan berkacamata itu menguraikan, ada beberapa kondisi medis yang bisa dilaporkan untuk dievakuasi oleh tim PSC 119. Misalnya untuk kejadian serangan jantung, stroke, kecelakaan lalu lintas, kegawatdaruratan ibu dan anak, keracunan, tidak sadar, serta kejang. 

"Korban dalam kategori non-medis seperti kebakaran, bencana alam, pohon tumbang, banjir, longsor, kekerasan rumah tangga, kekerasan seksual hingga gangguan jiwa juga bisa," tuturnya. 

Dalam program tersebut, lanjut Asih, pihak Dinkes Kota Malang juga bekerja sama dengan stakeholder terkait. Di antaranya dengan Kepolisian, Jasa Raharja, Palang Merah Indonesia (PMI), dan institusi kesehatan setempat. 

"Kalau di lingkungannya juga ada pasien atau orang sakit telantar, tidak ada keluarganya, tetangganya atau pengurus RT/RW kami minta responsif. Sehingga bisa mendapat layanan kesehatan secepatnya," pungkasnya.