Ilustrasi band Slank (@slankdotcom)

Ilustrasi band Slank (@slankdotcom)



MALANGTIMES - Grup band Slank kena getahnya setelah menjadi band pembuka Apel Kebangsaan Merah Putih di Semarang yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Minggu (17/03/2019) kemarin. Warganet ramai-ramai melontarkan sikap antipatinya terhadap band yang dikomandani Kaka Slank dan Bimbim itu.

Tagar #SlankMakanDuitRakyat pun terus bergema di media sosial atas kiprah Slank di acara yang menelan anggaran Rp 18 miliar tersebut. Bahkan, saat akun resmi Slank @slankdotcom mencuitkan: "Keseruan #ngeSlankRamerame di Lapangan Simpang Lima Semarang pagi tadi #KitaMerahPutih #Slank #Slanker #AntiHoax", warganet langsung melemparkan komentar miringnya yang telah ramai sejak beberapa hari lalu.

@ttaaje menuliskan keprihatinan sekaligus rasa marahnya sebagai seorang Slanker. "Bangga dengan acara yang menggerus APBD yang seharusnya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat? Sepertinya gue harus berpikir ulang lagi untuk bersenandung lagu-lagu kalian yang sebelumnya sempat gue suka. MIRISSS!!! #EksSlankers" tulisnya.

Apel Kebangsaan Merah Putih memang ramai disorot terkait penggunaan APBD senilai Rp 18 miliar. Berbagai warganet bahkan membandingkan anggaran tersebut bisa lebih bermanfaat untuk perbaikan rumah miskin, gizi buruk, panti jompo, dan sebagainya.

Cuitan Slank di akunnya yang dianggap bangga dengan lancarnya acara tersebut yang kembali mengusik warganet sampai hari ini, Senin (18/03/2019). @iwanaurora1 menuliskan: "Lebay...apa yang dibanggakan dengan anggaran biaya 18 M cuma buat foya-foya ngumpulin masa, dengan embel-embel #KitaMerahPutih dimana akal sehatnya. 18 M itu duit bisa dipergunakan yang lebih bermanfaat...".

Warganet pun memelesetkan beberapa lagu Slank dengan keikutsertaannya dalam acara Apel Kebangsaan Merah Putih itu. "Balikin...o o balikin 18M milik rakyat kecil," tulis @ObieMR. "Memang jaketku memang kotor jangan menuduh yang penting aku bukan koruptor," ucap @HatiEki.

End of content

No more pages to load