Sate komoh, menu khas Warung Lama Haji Ridwan.

Sate komoh, menu khas Warung Lama Haji Ridwan.



MALANGTIMES - Pasar besar malang lantai dasar B 15 - 16
H.  Yusuf bachtiar

Saji,  30 tahunan 

Kota Malang tak hanya terkenal dengan tempat wisatanya yang unik, juga sebagai kota pendidikan, kota kreatif dan kota yang memiliki berbagai macam kuliner. Berbagai macam kuliner yang tersaji di Kota Malang. Mulai dari kuliner tradisional hingga kuliner modern ala - ala kuliner mancanegara tersaji di Kota Malang.

Banyak tempat wisata kuliner tradisional yang melegenda di Kota Malang yang masih berdiri hingga saat ini, salah satunya Warung Lama Haji Ridwan yang berlokasi di Pasar Besar Kota Malang. Warung yang berdiri sejak tahun 1925 ini menyajikan berbagai macam kuliner tradisional dengan menu khasnya Sate Komoh.

Warung yang saat ini dipegang oleh generasi ketiga tersebut, setiap harinya tak pernah sepi pelanggan. Pasalnya,Yusuf sebagai generasi ketiga pemilik warung tersebut, masih mempertahankan resep rahasia untuk menu masakan yang disajikan di warung milik Haji Ridwan tersebut.

"Kita masih pertahankan resep khusus, dan itu resep rahasia. Dan juga, saya masih mempekerjakan karyawan lama agar semua sajian masih terjaga taste-nya" papar Yusuf.

Sate komoh yang menjadi sajian khas Warung Lama ini merupakan sate usus dan sate daging yang diolah dengan resep khusus. Komoh sendiri dipaparkan Yusuf merupakan bahasa malangan yang berarti tidak basah dan tidak kering. Maksudnya, tingkat kematangannya pas.

"Sate Komoh itu diolah memakai resep khusus dengan cara pengolahan yang matang namun berbentuk tidak basah dan tidak kering" jelas Yusuf.

Sate tersebut diolah dengan cara khusus dengan resep khusus menggunakan bumbu berbahan rahasia serta cara pengolahan khusus tentunya.

Untuk pelanggannya sendiri tak hanya dari warga malang saja, namun banyak wisatawan yang datang ke Kota Malang  mampir ke warung ini. Yusuf menuturkan pelanggan di warung ini semakin bertambah sering semakin bertambahnya wisatawan yang datang ke Kota Malang.

"Pelanggan tetap ada, tapi juga ada pelanggan lain seperti wisatawan yang datang ke Malang. Pelanggan disini terus bertambah, karena wisatawan yang datang terus bertambah setiap tahunnya" tegas Yusuf.

Tak hanya itu, bahkan para artis yang berkunjung ke Kota Malang juga tak sedikit yang mampir ke warung tersebut. Mulai dari artis legendaris Indonesia hingga artis lokal Malang. Bahkan menu ayam lodho pedas yang juga menjadi menu khasnya, sudah dimasukkan kedalam 100 resep masakan Nusantara oleh Bondan Winarno Pemerhati Kuliner Indonesia.

Tak hanya Sate Komoh saja yang disajikan di warung ini. Namun, masih banyak menu yang bisa dinikmati para pecinta kuliner tradisional jika berkunjung ke Warung Lama Haji Ridwan. Diantaranya, nasi rawon, gulai sapi, nasi ayam lodho pedas, dan menu lainnya yang tersedia. Untuk menikmati menu masakan ditempat ini, pelanggan hanya perlu membayar sekitar antara Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu saja yang buka mulai pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB setiap harinya.

End of content

No more pages to load