Andrik tersangka beserta barang bukti sabu saat diamankan polisi, Kecamatan Dampit (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

Andrik tersangka beserta barang bukti sabu saat diamankan polisi, Kecamatan Dampit (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)


Editor

A Yahya


MALANGTIMES - Kasus peredaran narkoba masih marak terjadi di wilayah hukum Polres Malang. Baru-baru ini, jajaran kepolisian Unit Reskoba Polres Malang berhasil meringkus seorang pengguna sekaligus pengedar pada Jumat (15/3/2019) tengah malam.

Berdasarkan informasi yang didapat Malangtimes.com, diketahui pelakunya bernama Andrik warga Desa Polaman Kelurahan/Kecamatan Dampit. “Tersangka kami amankan karena terbukti sebagai pengguna sekaligus pengedar narkoba jenis sabu,” kata Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah, Sabtu (16/3/2019).

Kasus ini terungkap setelah petugas mendapatkan laporan dari masyarakat, jika di wilayah Kecamatan Dampit marak terjadi peredaran sabu. Mendapat laporan, beberapa personel dikerahkan ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.

Hasilnya, polisi mendapat informasi jika salah satu pengedarnya diketahui bernama Andrik. Berawal dari sinilah, anggota korps berseragam coklat ini akhirnya melakukan penelusuran. Diketahui, sesaat digerebek pria 31 tahun itu hendak melancarkan transaksi narkoba di salah satu rumah yang berlokasi di Dusun Nggenteng Desa Srimulyo Kecamatan Dampit.

Ketika diringkus petugas, tersangka hanya bisa pasrah dan mengakui semua perbuatannya. Dari tangan pria ini, Polisi mendapatkan beberapa barang bukti. Di antaranya seperangkat alat hisab, dan satu poket sabu seberat 0,99 gram.

“Kasus ini masih kami kembangkan, termasuk memburu bandar yang memasok narkoba terhadap pelaku. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancamannya maksimal 20 tahun kurungan penjara,” tutup perwira polisi dengan pangkat tiga balok di bahu ini.

End of content

No more pages to load