Petugas medis ketika melakukan penanganan intensif terhadap bayi berjenis kelamin perempuan yang dibuang di teras musala, Kecamatan Pagelaran (Foto : Polsek Pagelaran for MalangTIMES)

Petugas medis ketika melakukan penanganan intensif terhadap bayi berjenis kelamin perempuan yang dibuang di teras musala, Kecamatan Pagelaran (Foto : Polsek Pagelaran for MalangTIMES)



MALANGTIMES - Warga sekitar yang tinggal di Desa/Kecamatan Pagelaran dibuat gempar, Jumat (15/3/2019) malam. Saat itu warga dibuat heboh dengan penemuan kardus mencurigakan yang ditaruh didepan teras musala At-Taqwa. Ketika dibuka ternyata kardus tersebut berisi bayi yang masih lengkap dengan plasentanya (ari-ari).

Dari pendalaman MalangTIMES, bayi yang diketahui berjenis kelamin perempuan itu, pertama kali ditemukan oleh Rifai (warga setempat). Saat itu, saksi baru saja selesai menjalankan ibadah shalat isya. Tepatnya sekitar pukul 19.00 waktu setempat, kakek yang kini berusia 72 tahun itu, keluar dari musala dan berniat pulang kerumah.

“Berdasarkan keterangan saksi, saat itu pihaknya mengetahui ada kardus misterius di pojok teras musala. Ketika dibuka, ternyata isinya bayi yang masih lengkap beserta ari-arinya,” kata Kapolsek Pagelaran AKP Sumaryono.

Kejadian ini seketika dikabarkan ke perangkat desa setempat, dan dilanjutkan ke Polsek Pagelaran. Mendapatkan laporan, beberapa personel kepolisian dikerahkan ke lokasi kejadian.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pagelaran, Aiptu Ketut Agung menuturkan, bayi yang ditemukan berada didepan teras musala itu, langsung dibawa ke Puskesmas Pagelaran untuk mendapatkan perawatan. “Berdasarkan keterangan tim medis, bayi tersebut memiliki berat 3,2 kilogram dan panjang 48 sentimeter. Kondisi bayi berjenis kelamin perempuan itu, dalam keadaan sehat,” terang Agung kepada MalangTIMES.

Selain mengevakuasi bayi yang diduga baru saja dilahirkan tersebut, ke puskesmas setempat. Beberapa barang bukti mulai dari kardus, kresek berwarna hitam yang digunakan untuk membungkus kardus dan ari-ari bayi, serta satu selimut bayi, juga diamankan polisi sebagai barang bukti.

Hingga kini petugas masih menggali keterangan dari beberapa saksi, serta mempelajari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), guna mengungkap pelaku sekaligus motif pembuangan bayi. “Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, termasuk memburu identitas pelaku yang tega membuang bayi tersebut,” ujar Agung.

 

End of content

No more pages to load