Salah satu surat keputusan sanksi yang diberikan Komdis kepada Arema FC (istimewa)

Salah satu surat keputusan sanksi yang diberikan Komdis kepada Arema FC (istimewa)



MALANGTIMES - Arema FC menuai banyak sanksi setelah menuntaskan penyisihan Grup E Piala Presiden 2019 dengan 9 poin yang didapat di Stadion Kanjuruhan. Sanksi tersebut diberikan kepada Arema FC karena terjadi pelanggaran ketika Singo Edan menjamu Barito Putera dan juga Persela Lamongan.

Dalam SK Komdis Piala Presiden nomor 004/PP/SK/KD-PSSI/III-2019, 008/PP/SK/KD-PSSI/III-2019, dan 009/PP/SK/KD-PSSI/III-2019. Surat bernomor 004 dan 008, ditujukan pada Arema FC karena pelanggaran disiplin suporter yang berujung sanksi denda sebesar Rp 50 juta dan Rp 75 juta. Total Singo Edan terkena denda sebesar Rp 125 juta. Sementara, SK 009 ditujukan kepada Panpel Arema FC  berupa teguran keras.

"Komdis sudah melakukan identifikasi bahwa pelanggaran yang berupa penyalaan flare dilakukan oleh Aremania. Surat sudah kami terima," ujar Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Sementara itu, Arema FC melalui story akun Instagram resminya @aremafcofficial meminta kepada Aremania agar tidak melakukan kesalahan yang sama ketika pertandingan berlangsung.

"Arema FC kena sanksi komdis berupa denda total sekitar 125 juta. Karena flare dan aksi lemparan ke lapangan. Tolong hentikan, selain denda itu bisa memecah belah Aremania. Aremania sudah sepakat berubah tapi ada saja yang nakal, yang kena semuanya. Sekali lagi hentikan," tulis @aremafcofficial dalam story. 

End of content

No more pages to load