Pemkot Malang melalui Barenlitbang kembali menggelar Inotek 2019. (Foto: Dokumen MalangTIMES)

Pemkot Malang melalui Barenlitbang kembali menggelar Inotek 2019. (Foto: Dokumen MalangTIMES)



MALANGTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) kembali menggelar Lomba Inovasi Teknologi (INOTEK) tahun 2019. Para inovator diundang mempersembahkan karya terbaiknya dengan total hadiah Rp 84 juta. 

Kepala Barenlitbang Kota Malang Erik Setyo Santoso mengungkapkan, Inotek 2019 ini mengambil tema Toward the Future of Malang. "Kami harap dalam lomba kali ini akan muncul inovasi-inovasi yang mendukung Malang City Heritage, Malang Creative, Malang Service, Malang 4.0, Malang Halal dan Malang Nyaman," terang Erik.  

Hari ini (15/3/2019) Barenlitbang Kota Malang telah menggelar Sosialisasi Lomba Inovasi Teknologi (Inotek) 2019 di ruang sidang Balai Kota Malang. Sosialisasi tersebut dihadiri perwakilan dari perwakilan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Malang. 

Erik menyebut, kegiatan Inotek ini bertujuan untuk menciptakan kemandirian dan daya saing daerah. "Lomba yang digelar setiap tahun ini juga merupakan bentuk komitmen Pemkot Malang memajukan penelitian, pengembangan dan penerapan Iptek serta pengakuan prestasi masyarakat," terang pria asal Kediri itu.

Erik berharap, Inotek akan menginspirasi, memotivasi dan memacu kreativitas warga Kota Malang secara umum. Terlebih pada 2019 ini, sudah memasuki era industri kreatif 4.0. "Kami menantikan gagasan-gagasan baru dari seluruh elemen masyarakat untuk ikut mendukung Pemkot Kota Malang dalam memajukan pengimplementasian Iptek," tuturnya. 

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Barenlitbang Kota Malang, Rukayah menambahkan bahwa Lomba Inotek 2019 memiliki beberapa kategori. Yakni di bidang Agribisnis, Energi, Kesehatan dan Lingkungan serta Teknologi Informasi dan Komunikasi. 

Peserta juga dapat mendaftar tanpa dipungut biaya. "Lomba ini terbuka untuk umum, 1 tim maksimal 5 orang, 1 tim terdiri dari 1 inovasi dan memperhatikan tingkat kesiapterapan teknologi," urainya.

Sosialisasi di lingkungan Pemkot Malang ini, lanjutnya, merupakan tahap pertama. "Selanjutnya kami juga akan melakukan sosialisasi bagi pelajar SMA/SMK dan SMP. Juga kalangan dosen dan mahasiswa yang ada di wilayah Kota Malang," ujar Rukayah.

Salah satu dewan juri dalam Lomba Inotek 2019, Mangku menjelaskan bahwa inovasi dilakukan untuk mempermudah kerja, mengefisiensi kerja, melipatgandakan keuntungan dan menjadi penghasilan pasif. Untuk info Inotek 2019 selengkapnya bisa dilihat di https://inotek.malangkota.go.id/

 

End of content

No more pages to load