Dipadati Pecinta Musik, Konser DeWolff Sukses Guncang Gedung Kesenian Gajayana

Mar 13, 2019 13:34
Pablo Petrus Andreas Van De Poel (Vokal/Gitaris) DeWolff saat konser di Gedung Kesenian Gajayana Kota Malang (foto: Luqmanul Hakim/ MalangTIMES)
Pablo Petrus Andreas Van De Poel (Vokal/Gitaris) DeWolff saat konser di Gedung Kesenian Gajayana Kota Malang (foto: Luqmanul Hakim/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kota Malang berhasil diguncang oleh penampilan DeWolff pada Selasa (12/3/2019) malam. 11 lagu yang dibawakan band asal Belanda tersebut, mampu menghipnotis ratusan pecinta musik dari kalangan remaja hingga dewasa.

Baca Juga : WORO & The Night Owls Gebrak Maret dengan Album Perdananya

Konser DeWolff yang digelar di Gedung Kesenian Gajayana Kota Malang semalam, mendapat antusias yang cukup luar biasa. Pasalnya, gedung berkapasitas 500 orang tersebut, sudah dibanjiri penonton sejak sore harinya.

Konser tersebut diawali oleh penampilan dari beberapa band pembuka. Salah satunya Remissa. Pertunjukan band asal Kota Malang tersebut, berhasil menarik penonton untuk turun dan mengerumuni panggung pertunjukan khas musik rock. Penonton dibuatnya panas, bahkan beberapa penonton melakukan aksi pogo pogo di beberapa lagu yang dibawakan Remissa.

Kemudian, penonton dibuat semakin hangat ketika DeWolff naik ke panggung. Serentak penonton bersorak ketika DeWolff mulai memainkan pertunjukan musiknya. Di awal penampilannya, Pablo Petrus Andreas Van De Poel (Vokal/Gitaris) menyapa penonton.

"Halo Malang, Salam Satu Jiwa," sapa Pablo kepada penonton.

Serentak penonton langsung menjawab "Arema" seperti yel yel arema. 11 lagu yang dibawakan band dengan personel 3 orang tersebut mampu menghipnotis para penonton. Berbagai atraksi panggung disuguhkan oleh DeWolff dalam permainan musiknya.

Baca Juga : Film Dokumenter The Beatles 'Get Back' Rilis September 2020

Aksi permainan solo musik yang mereka lakukan cukup membuat kagum para penonton. Aksi penampilan solo tersebut mereka lakukan bergantian yang diawali dengan penampilan dari Pablo Petrus Andreas Van De Poel dengan solo gitarnya, yang kemudisn dilanjutkan Robin Piso dengan solo organnya dan terakhir dilakukan oleh Luka Hendrikus Ramon Van De Poel dengan atraksi permainan drumnya.

DeWolff menyambut positif terhadap antusias penonton yang datang. Sambutan tersebut mereka berikan dengan tambahan 2 lagu di akhir konsernya. Salah satunya, ia menyanyikan lagu "Bento"  milik musisi legendaris Iwan Fals yang berkolaborasi dengan Remissa sebagai lagu penutup konser tersebut. 

Topik
Berita MalangBand DeWolffKonser DeWolff dimalangGedung Kesenian Gajayana Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru