Konser Pertama di Asia, DeWolff Pilih Kota Malang

Mar 12, 2019 03:30
Dari kiri, Pablo Petrus Andreas Van De Poel (Vokal/Gitaris),Robin Piso (Organ) dan Luka Hendrikus Ramon Van De Poel (Drum) saat press conference di Museum Musik Indonesia (MMI) Kota Malang
Dari kiri, Pablo Petrus Andreas Van De Poel (Vokal/Gitaris),Robin Piso (Organ) dan Luka Hendrikus Ramon Van De Poel (Drum) saat press conference di Museum Musik Indonesia (MMI) Kota Malang

MALANGTIMES - Band asal belanda DeWolff mengunjungi Kota Malang. Band beranggotakan 3 personel tersebut akan menghibur pencinta musik Kota Malang pada Selasa (12/3/2019) besok.

Band bergenre neo-psychedelic dan blues rock ini akan menghibur penonton dengan membawakan 10 hingga 11 lagu dengan durasi yang cukup panjang. Band yang terinspirasi dari The Doors, Alman Brother, Jommi Hendrix bahkan Led Zeppelin ini akan membawa suasana Rock n Roll di Gedung Kesenian Gajayana Kota Malang.

Baca Juga : WORO & The Night Owls Gebrak Maret dengan Album Perdananya

Hal tersebut seperti yang mereka katakan dalam Press Conference di Museum Musik Indonesia (MMI) Kota Malang pada Senin (11/3/2019). "Kita akan menyanyikan sekitar 10 sampai 11 lagu saat konser besok. Lagu kami cukup panjang, durasinya sekitar 6 hingga 10 menit setiap lagunya," jelas Robis Piso pemain keyboard DeWolff.

Band yang beranggotakan Pablo Petrus Andreas Van De Poel (Vokal/Gitaris), Luka Hendrikus Ramon Van De Poel (Drum) dan Robin Piso (Organ), akan membawakan beberapa lagu favorit mereka seperti "Big Talk" dan "Wicked Moon" untuk mengisi performa konser mereka.

Band yang terbentuk di tahun 2007 ini untuk pertama kalinya konsernya di Asia. Kedatangan mereka di Indonesia tepatnya di Kota Malang juga untuk pertama kalinya. "Ini pertama kali kita konser di Asia, tepatnya di Indonesia ini tempat kita pertama kali konser di Indonesia," ujar Pablo.

Robin dan Luka saat mencoba alat musik yang ada di Museum Musik Indonesia (MMI) Kota Malang

Kemudian, Pablo mengatakan bahwa band mereka sedang menyiapkan sebuah album yang akan dirilis tahun depan. Ia menjelaskan bahwa mereka selalu menciptakan lagu untuk sebuah album di setiap tahunnya. "Kami band produktif, setiap tahun kami keluarkan album. Total lagu kami sudah ratusan," tegas Pablo

Sementara itu Pablo menjelaskan album baru memang tengah disiapkan DeWolff untuk tahun depan. Ia mengatakan setiap tahun DeWolff selalu mengeluarkan album baru. Total lagu yang diciptakan sudah berjumlah ratusan.

Band berpersonel 3 orang tersebut mengawali dunia industri musik tahun 2007 dengan daya neo-psychedelia. Sejak itu DeWolff merilis sebuah EP (Extended Play,red atau album mini), 5 album studio dan album live (yang semuanya sukses di tanah air mereka, 10 teratas atau 20 teratas dalam chart) yang direkam dengan orang legendaris sepertk Mark Neill.

Baca Juga : Film Dokumenter The Beatles 'Get Back' Rilis September 2020

Lanjutnya, sebagian besar kehidupan dewasa mereka, dihabiskan di atas panggung. Sebab mereka sudah melakukan lebih dari 800 pertunjukan di beberapa tahun terakhir. 

Selain itu, dalam konferensi pers tersebut, mereka juga berkomentar tentang keindahan alam yang ada di Indonesia. Di kali pertaman datang ke Indonesia, mereka mengatakan bahwa Indonesia memiliki alam yang sangat indah. "Pertama kali ke Indonesia, benar - benar sangat indah, seperti yang diceritakan kebanyakan orang" pungkas Pablo. 

Topik
MalangBerita MalangBand asal belanda DeWolffKota Malangmenghibur pencinta musik Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru