Sabhara Polres Malang Kota saat melakukan pengamanan di kantor KPU. (Sabhara)

Sabhara Polres Malang Kota saat melakukan pengamanan di kantor KPU. (Sabhara)



MALANGTIMES - Situasi jelang Pemilu 2019 semakin panas  saja dengan banyaknya isu politik saling serang. Karena itu, Polres Malang Kota (Makota) terus berupaya meningkatkan keamanan di wilayah Kota Malang.

Peningkatan pengamanan tersebut juga dikhususkan pada perlengkapan atau logistik pemilu. Antara lain kotak suara.

Pengamanan tersebut dilakukan dalam kegiatan Cipta Kondisi Operasi Mantap Brata. Tampak polisi menjaga Kantor KPU Kota Malang maupun gudang penyimpanan logistik.

Pengamanan tersebut dilakukan karena di Kantor KPU maupun gudang penyimpanan logistik, rentan atau rawan terjadi hal-hal gangguan keamanan yang bisa saja membuat pemilu terganggu. "Karena itu, setiap hari kami jaga ketat. Anggota selalu memantau, baik di kantor maupun gudang penyimpanan logistik," ungkap Kasat Sabhara Polres Malang Kota AKP Heri Widodo (11/3/2019).

Untuk pengamanan, Sabhara Polres Malang Kota menerjunkan sebanyak 14 personel dilengkapi senjata lengkap serta kendaraan trail yang juga dibantu dengan jajaran polsek.

"Patroli mobile secara rutin dilakukan. Sebab, logistik pemilu menjadi fokus pengamanan kami. Kami juga terus berkoordinasi dengan  pihak KPU,untuk juga ikut waspada dengan situasi sekitar,” ucap AKP Hery Widodo.

Ia berharap  masyarakat ikut berperan serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sehingga dengan begitu, kamtibmas bisa tetap kondusif dan pemilu 17 April bisa berjalan sukses tanpa hal-hal yang mengganggu, seperti adanya tindak provokasi ataupun kerusuhan.

"Peran serta kepedulian masyarakat juga diperlukan. Bila melihat atau mengetahui ada hal yang mencurigakan dan berpotensi mengganggu kamtibmas, langsung saja laporkan kepada pihak berwajib," pungkas Hery.

End of content

No more pages to load